Bak Film Armageddon, Astroid Pembawa Petaka Bennu Diprediksi Tabrak Bumi 157 Tahun Lagi

Jum'at, 07 Februari 2025 - 12:13 WIB
loading...
A A A
Para peneliti menemukan bahwa hantaman tersebut dapat menyebabkan musim dingin global yang dapat mengurangi curah hujan dan mendinginkan planet ini di antara efek lain yang mungkin bertahan selama bertahun-tahun. Dan ada kemungkinan bahwa manusia purba mungkin pernah mengalami kondisi serupa selama tumbukan asteroid sebelumnya.

“Nenek moyang manusia purba kita mungkin telah mengalami beberapa peristiwa tumbukan asteroid berukuran sedang ini sebelumnya dengan potensi dampak pada evolusi manusia dan bahkan susunan genetik kita sendiri,” kata penulis utama studi, Dr. Lan Dai, seorang peneliti postdoctoral di IBS Center for Climate Physics, atau ICCP, di Universitas Nasional Pusan di Korea Selatan.

Gangguan Iklim

Para peneliti menggunakan model iklim dan bantuan superkomputer Aleph di ICCP untuk menjalankan berbagai skenario tumbukan tipe Bennu dengan Bumi, terutama berfokus pada efek penyuntikan 100 juta hingga 400 juta ton debu ke atmosfer Bumi. Hasilnya menunjukkan gangguan dramatis dalam kimia atmosfer dan iklim planet kita dalam tiga hingga empat tahun setelah tumbukan asteroid.

Awalnya, tumbukan akan menciptakan kawah yang kuat dan menyebabkan material menyembur ke udara di dekat lokasi tumbukan. Tumbukan tersebut akan menghasilkan gelombang kejut dan gempa bumi yang kuat juga, kata Dai. Sejumlah besar aerosol dan gas yang dilepaskan oleh tumbukan dapat naik ke atmosfer, mengubah iklim Bumi dengan efek yang berkepanjangan, katanya.

Jika Bennu menghantam lautan, itu akan memicu tsunami besar dan meluncurkan sejumlah besar uap air ke udara. Peristiwa ini dapat menyebabkan penipisan ozon global di atmosfer atas yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

“Aerosol aktif iklim, termasuk debu, jelaga, dan sulfur, dapat berkontribusi pada pendinginan multi-tahun setelah tumbukan,” kata Dai dalam email. “Berbeda dengan pendinginan yang didorong oleh aerosol, gas rumah kaca seperti (karbon dioksida) emisi dapat menyebabkan pemanasan jangka panjang.”

Skenario yang paling intens, dengan 400 juta ton debu berputar-putar di atmosfer Bumi, akan menyebabkan "musim dingin dampak" global, atau periode suhu dingin, mengurangi sinar matahari dan menurunkan curah hujan, kata Dai.

Partikel debu yang terangkat tinggi ke udara akan menyerap dan menyebarkan sinar matahari, mencegahnya mencapai permukaan Bumi. Kurangnya sinar matahari akan menyebabkan suhu global turun dengan cepat hingga 4 derajat Celsius. Dan ketika suhu global turun, curah hujan bisa turun hingga 15% karena lebih sedikit penguapan yang terjadi di tanah, temuan penelitian menunjukkan. Lapisan ozon juga dapat menipis hingga 32%, menurut penelitian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Rekomendasi
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved