DeepSeek Diserang Habis-habisan Setelah Mempermalukan AI Buatan AS

Kamis, 30 Januari 2025 - 06:05 WIB
loading...
DeepSeek Diserang Habis-habisan...
DeepSeek Diserang Habis-habisan. FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - Perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) China, DeepSeek, untuk sementara membatasi pendaftaran pengguna baru setelah mengalami 'serangan berbahaya berskala besar', hanya beberapa jam setelah memicu penurunan tajam di pasar saham AS.

BACA JUGA - Kehadiran DeepSeek Bikin Google Gemini dan OpenAI Panas Dingin

“Karena adanya serangan jahat berskala besar pada layanan DeepSeek, kami membatasi pendaftaran untuk sementara waktu guna memastikan keberlangsungan layanan,''

"Pengguna yang sudah ada dapat masuk seperti biasa. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda,” kata perusahaan itu di halaman statusnya.

Dia menambahkan bahwa platform tersebut sedang menyelidiki masalah yang menyebabkan layanan web dan antarmuka pemrograman aplikasi (API) beroperasi dengan 'kinerja yang menurun'.

Sejauh ini, DeepSeek belum menyatakan sifat atau penyebab serangan tersebut.

Munculnya model AI DeepSeek menyebabkan pasar saham Nasdaq New York turun lebih dari tiga persen kemarin, dengan raksasa teknologi Nvidia mencatat kerugian 16,9 persen.

Itu adalah penurunan satu hari terbesar dalam sejarah bagi perusahaan yang terdaftar di bursa saham, dengan nilai pasar Nvidia turun hampir US$600 miliar (RM2,7 triliun).

Chatbot yang dikembangkan oleh perusahaan yang berpusat di Hangzhou ini menunjukkan kemampuan yang setara dengan chatbot yang menjadi tolok ukur AI di AS.

Kantor berita AFP melaporkan bahwa aplikasi China itu dikembangkan dengan biaya yang jauh lebih murah daripada investasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan AS.

DeepSeek menyatakan bahwa pihaknya hanya menghabiskan US$5,6 juta (RM25 juta) untuk mengembangkan chatbotnya.

Jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan investasi miliaran dolar yang dilakukan oleh raksasa teknologi AS di bidang AI.

Presiden Donald Trump mengatakan keberhasilan mendadak DeepSeek seharusnya menjadi peringatan bagi sektor teknologi AS.

Ia menambahkan bahwa dirinya masih mengharapkan perusahaan teknologi Amerika untuk mendominasi sektor AI tetapi mengakui tantangan yang ditimbulkan oleh DeepSeek.

Chatbot DeepSeek sekarang menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di Apple App Store.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved