OpenAI Meluncurkan AI Otomatisasi Tugas Web Operator
Minggu, 26 Januari 2025 - 08:21 WIB
loading...
OpenAI Meluncurkan AI Otomatisasi Tugas . FOTO/ CNET
A
A
A
LONDON - OpenAI meluncurkan layanan baru, Operator, yang merupakan agen kecerdasan buatan (AI) yang dapat mengotomatiskan tugas-tugas web alih-alih pekerja manusia.
BACA JUGA - ChatGPT Solusi Kerjakan Tugas Otomatis dengan Open AI
Operator adalah agen AI yang dapat menggantikan pekerja manusia dalam mengotomatisasi tugas web, seperti memahami antarmuka situs web dan memanipulasi input menggunakan mouse dan keyboard.
Operator dapat berinteraksi dengan situs web mana pun tanpa memerlukan API terpisah dan dapat mengoreksi sendiri kesalahan yang terjadi selama menjalankan tugas.
OpenAI bekerja sama dengan perusahaan seperti DoorDash dan Uber untuk mewujudkan Operator, yang saat ini hanya dapat diakses oleh pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat seharga US$200 per bulan.
Operator dikembangkan berdasarkan model GPT-4o yang dapat mengidentifikasi informasi yang ditampilkan di layar, memungkinkannya memahami antarmuka situs web dan memanipulasi input menggunakan mouse dan keyboard.
Ia juga mampu berinteraksi dengan situs web apa pun tanpa mengakses API terpisah.
Operator juga mempunyai kemampuan untuk mengoreksi sendiri kesalahan yang dibuat jika mereka mengalami kendala saat menjalankan tugas di web.
BACA JUGA - ChatGPT Solusi Kerjakan Tugas Otomatis dengan Open AI
Operator adalah agen AI yang dapat menggantikan pekerja manusia dalam mengotomatisasi tugas web, seperti memahami antarmuka situs web dan memanipulasi input menggunakan mouse dan keyboard.
Operator dapat berinteraksi dengan situs web mana pun tanpa memerlukan API terpisah dan dapat mengoreksi sendiri kesalahan yang terjadi selama menjalankan tugas.
OpenAI bekerja sama dengan perusahaan seperti DoorDash dan Uber untuk mewujudkan Operator, yang saat ini hanya dapat diakses oleh pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat seharga US$200 per bulan.
Operator dikembangkan berdasarkan model GPT-4o yang dapat mengidentifikasi informasi yang ditampilkan di layar, memungkinkannya memahami antarmuka situs web dan memanipulasi input menggunakan mouse dan keyboard.
Ia juga mampu berinteraksi dengan situs web apa pun tanpa mengakses API terpisah.
Operator juga mempunyai kemampuan untuk mengoreksi sendiri kesalahan yang dibuat jika mereka mengalami kendala saat menjalankan tugas di web.
Lihat Juga :