Meta Berikan Rp1,6 Miliar untuk Penemu Bug di Facebook
Jum'at, 24 Januari 2025 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Dalam laporan yang diajukan kepada Meta, Sadeghipour menyatakan, “Asumsi saya adalah bahwa ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk segera diperbaiki karena menyangkut infrastruktur internal perusahaan.” Bug ini ditemukan pada salah satu server yang digunakan Facebook untuk membuat dan menayangkan iklan, yang rentan terhadap eksploitasi melalui peramban Chrome. Hal ini dapat memungkinkan peretas untuk berinteraksi langsung dengan server internal, membuka peluang akses ilegal ke data penting.
Sadeghipour juga menyoroti bahwa platform periklanan daring sering menjadi sasaran empuk bagi peretas, mengingat kompleksitas dalam proses pembuatan iklan yang melibatkan video, teks, dan gambar. Ia mengingatkan bahwa kerentanan serupa mungkin juga terdapat pada platform iklan lain yang memiliki sistem serupa dengan Facebook.
Sebagai bentuk apresiasi, Meta memberikan hadiah dalam program bug bounty kepada Sadeghipour, yang berfokus pada pencarian celah-celah keamanan yang dapat membahayakan penggunanya. “Platform periklanan daring sering menjadi target menarik karena kompleksitas proses di balik pembuatan iklan,” kata Sadeghipour, seperti dilansir dari Tech Crunch.
Juru bicara Meta, Nicole Catalano, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tentang kerentanannya, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai detail perbaikan atau langkah-langkah lanjutan yang diambil.
Hadiah yang diberikan ini juga menyoroti pentingnya kontribusi para peneliti keamanan dalam menjaga privasi dan keamanan data pengguna, serta memastikan bahwa sistem yang digunakan oleh platform digital tetap aman dari ancaman.
Sadeghipour juga menyoroti bahwa platform periklanan daring sering menjadi sasaran empuk bagi peretas, mengingat kompleksitas dalam proses pembuatan iklan yang melibatkan video, teks, dan gambar. Ia mengingatkan bahwa kerentanan serupa mungkin juga terdapat pada platform iklan lain yang memiliki sistem serupa dengan Facebook.
Sebagai bentuk apresiasi, Meta memberikan hadiah dalam program bug bounty kepada Sadeghipour, yang berfokus pada pencarian celah-celah keamanan yang dapat membahayakan penggunanya. “Platform periklanan daring sering menjadi target menarik karena kompleksitas proses di balik pembuatan iklan,” kata Sadeghipour, seperti dilansir dari Tech Crunch.
Juru bicara Meta, Nicole Catalano, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tentang kerentanannya, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai detail perbaikan atau langkah-langkah lanjutan yang diambil.
Hadiah yang diberikan ini juga menyoroti pentingnya kontribusi para peneliti keamanan dalam menjaga privasi dan keamanan data pengguna, serta memastikan bahwa sistem yang digunakan oleh platform digital tetap aman dari ancaman.
(wbs)
Lihat Juga :