TikTok Mulai Hari Ini Tidak Bisa Diakses di AS

Minggu, 19 Januari 2025 - 08:06 WIB
loading...
TikTok Mulai Hari Ini...
AS mulai blokir TikTok. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - TikTok mengumumkan pada hari Jumat bahwa akses ke aplikasi video populer tersebut akan dinonaktifkan untuk lebih dari 170 juta warga Amerika mulai hari Minggu, kecuali pemerintahan Presiden Joe Biden mengambil tindakan untuk memastikan perusahaan tersebut tidak dikenakan sanksi.

BACA JUGA - Trump Nyatakan akan Segera Larang TikTok Beroperasi di AS

Seperti dilansir dari Anadolu Agency, keputusan ini muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat pada hari Jumat menguatkan larangan kontroversial terhadap aplikasi tersebut.

Undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden Biden pada bulan April dengan dukungan bipartisan di Kongres mengharuskan TikTok untuk menjual operasinya di AS kepada pembeli lokal sebelum hari Minggu untuk menghindari larangan.

Namun, pemerintahan Biden mengatakan penegakan larangan tersebut akan diserahkan kepada Presiden terpilih Donald Trump, yang dijadwalkan akan dilantik pada hari Senin.

TikTok menilai respons pemerintah AS saat ini tidak memadai.

"Pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih Biden dan Departemen Kehakiman hari ini gagal memberikan klarifikasi dan jaminan yang diperlukan kepada penyedia layanan penting untuk mempertahankan akses ke TikTok bagi lebih dari 170 juta warga Amerika."

"Kecuali jika pemerintahan Biden segera mengeluarkan pernyataan definitif untuk meyakinkan penyedia layanan paling penting bahwa larangan tersebut tidak akan diberlakukan, TikTok akan dipaksa untuk menutup layanannya pada tanggal 19 Januari," kata TikTok dalam sebuah pernyataan.

Trump mengisyaratkan, tetapi tidak secara eksplisit mengonfirmasi, bahwa ia tidak akan memberlakukan larangan tersebut.

Namun, Mahkamah Agung menolak banding yang diajukan pemilik aplikasi, yang berpendapat bahwa larangan tersebut melanggar Amandemen Pertama Konstitusi AS, sehingga memungkinkan larangan tersebut berlanjut.

Akibatnya, TikTok mungkin akan menutup layanannya hari Minggu ini, tetapi layanannya dapat dilanjutkan jika Trump memberikan jaminan bahwa perusahaan tersebut tidak akan dihukum karena melanggar larangan tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved