Bulan dalam Posisi Berbahaya, WMF Ungkap Masalahnya

Minggu, 19 Januari 2025 - 07:11 WIB
loading...
Bulan dalam Posisi Berbahaya,...
Bulan dalam Posisi Berbahaya. FOTO/ RT
A A A
MOSCOW - World Monuments Fund (WMF) telah menambahkan Bulan ke dalam daftar situs bersejarah yang terancam punah untuk pertama kalinya.

BACA JUGA - NASA Temukan Bulan Mini yang Mengorbit di Tepi Tata Surya

Ia mengutip risiko yang ditimbulkan oleh eksplorasi ruang angkasa komersial terhadap wilayah pendaratan di Bulan.

“Seiring munculnya era baru penjelajahan luar angkasa, warisan bersejarah pendaratan di Bulan terancam dan merusak simbol abadi pencapaian kolektif manusia.

"Pada tanggal 20 Juli 1969, ketika misi Apollo 11 mendarat, 650 juta orang di Bumi menyaksikan manusia berjalan di permukaan Bulan untuk pertama kalinya," kata WMF di situs webnya seperti dilansir dari RT..

Para astronot Apollo 11 meninggalkan 106 artefak di lokasi pendaratan Tranquility Base, termasuk modul pendaratan, instrumen ilmiah, dan sepatu bot ikonik bekas astronaut Amerika Neil Armstrong.

Menurut WMF, Tranquility Base adalah salah satu dari lebih dari 90 lokasi pendaratan dan memiliki dampak bersejarah sebagai lokasi keberadaan manusia di permukaan Bulan.

"Kebangkitan kembali aktivitas manusia di Bulan, termasuk industri ruang angkasa komersial yang berkembang pesat, menempatkan Bulan pada risiko," kata WMF.

"Eksplorasi bulan pada akhirnya dapat memengaruhi warisan budaya yang benar-benar unik, menghilangkan artefak dan menghapus selamanya sisa jejak sepatu bot (Armstrong) dan jejak kaki ikonik di permukaan bulan," kata WMF.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved