Takut Kutukan, Suku Asli Papua Tolak Pengembalian Tengkorak dari Belanda
Selasa, 14 Januari 2025 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
Kurator museum, Paul Voogt, melakukan perjalanan ke Papua Nugini untuk membahas pengembalian tengkorak tersebut, tetapi masyarakat setempat menolak tawarannya.
“Saya bertanya kepada mereka apakah mereka ingin mendapatkannya kembali. Mereka menjawab tidak,''
“Ketika saya tanya kenapa, mereka bilang sudah terjadi sejak lama. Tengkorak itu dikatakan telah 'kehilangan kekuatannya' dan tidak lagi berguna bagi penduduk setempat. “Sekarang, itu hanya sebuah objek,” kata Voogt seperti dilansir dari Metro.
Voogt menambahkan bahwa penduduk juga menganggap tengkorak itu berbahaya.
"Mereka mengatakan itu kemungkinan tengkorak musuh." “Kalau sampai dibawa ke desa, bisa membawa malapetaka bagi desa, kutukan,” katanya.
“Saya bertanya kepada mereka apakah mereka ingin mendapatkannya kembali. Mereka menjawab tidak,''
“Ketika saya tanya kenapa, mereka bilang sudah terjadi sejak lama. Tengkorak itu dikatakan telah 'kehilangan kekuatannya' dan tidak lagi berguna bagi penduduk setempat. “Sekarang, itu hanya sebuah objek,” kata Voogt seperti dilansir dari Metro.
Voogt menambahkan bahwa penduduk juga menganggap tengkorak itu berbahaya.
"Mereka mengatakan itu kemungkinan tengkorak musuh." “Kalau sampai dibawa ke desa, bisa membawa malapetaka bagi desa, kutukan,” katanya.
(wbs)
Lihat Juga :