Ahli Teknologi Tegaskan AI Bantu Pekerjaan Bukan Menghilangkan Pekerja

Senin, 13 Januari 2025 - 08:56 WIB
loading...
Ahli Teknologi Tegaskan...
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) . FOTO/ DAILY
A A A
LAS VEGAS - Revolusi kecerdasan buatan (AI) akan mengubah pasar kerja tetapi memiliki dampak positif yang besar terhadap manusia dan pekerjaan, menurut para eksekutif di pameran teknologi CES 2025.

BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan

Pameran tahunan di Las Vegas didominasi oleh produk dan layanan yang menampilkan alat berbasis AI, tetapi beberapa kritikus teknologi khawatir bahwa kemampuan otomatisasi AI akan mengambil alih pekerjaan manusia.

Tokoh senior di sektor teknologi menekankan bahwa tujuan AI bukanlah untuk menggantikan manusia tetapi untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja dengan menyelesaikan tugas-tugas tertentu sehingga karyawan dapat fokus pada hal-hal lain, baik secara profesional maupun pribadi.

Gary Shapiro, kepala eksekutif Asosiasi Teknologi Konsumen, yang menyelenggarakan CES, mengatakan kepada kantor berita PA bahwa seiring AI membentuk kembali industri, pekerjaan dan keahlian juga akan berkembang dan membuka peluang baru.

“Pasti akan ada dampak pada lapangan pekerjaan, baik positif maupun negatif. Dampak positifnya adalah mengambil alih pekerjaan yang tidak diinginkan orang dan memberi kita hidup yang lebih panjang dan lebih sehat. Ini akan mencegah kecelakaan lalu lintas dan mengurangi penderitaan manusia, tetapi dampak barunya adalah kita tidak perlu melakukan pekerjaan yang tidak kita inginkan.” tegas Gary seperti dilansir situs resmi CES.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Rekomendasi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Berita Terkini
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved