Character.AI Dituding Dorong Pengguna Lakukan Kejahatan

Minggu, 22 Desember 2024 - 17:36 WIB
loading...
A A A
Platform ini didakwa dengan banyak tuntutan hukum atas kegagalannya melindungi penggunanya dari konten berbahaya.

Platform ini memiliki aturan yang menyatakan bahwa pengguna harus berusia 13 tahun ke atas (16 tahun ke atas di Uni Eropa), meskipun aturan ini mudah dilanggar. Aplikasi ini juga dinilai untuk panduan orang tua di Google Play dan 17 tahun ke atas di toko aplikasi Apple. Namun, ini menimbulkan kekhawatiran karena tidak ada cara yang ketat untuk mematuhinya, yang memungkinkan anak di bawah umur mengakses beberapa konten yang berbahaya.

Menanggapi kritik, Character.AI telah menghapus beberapa bot yang rumit dan menjanjikan fitur keamanan baru. Perusahaan tersebut juga berjanji untuk bekerja sama dengan para ahli keamanan daring guna menyoroti masalah ini. Pada saat yang sama, banyak bot bermasalah yang masih aktif, dan para kritikus berpendapat bahwa upaya platform tersebut tidak memadai.

Banyak yang menyerukan verifikasi usia yang lebih ketat, peningkatan moderasi konten, dan pedoman etika untuk mencegah eksploitasi tragedi di dunia nyata. Seiring dengan semakin intensifnya investigasi, masa depan Character.AI masih harus dilihat, mencari beberapa perubahan yang berarti dan aman dalam platform tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Rekomendasi
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved