Character.AI Dituding Dorong Pengguna Lakukan Kejahatan

Minggu, 22 Desember 2024 - 17:36 WIB
loading...
Character.AI Dituding...
Character.AI . FOTO/ CNET
A A A
LONDON - Di era chatbot, Character.AI, platform chatbot yang didukung oleh Google, sedang ditinjau dan menghadapi kritik karena melibatkan pengguna dalam konten kekerasan yang mengganggu dan vulgar, termasuk penembakan di sekolah.

BACA JUGA- Cara Menggunakan Character AI untuk Chatbot

Chatbot menempatkan pengguna dalam skenario penembakan palsu yang menggambarkan beberapa momen mengerikan. Insiden semacam itu telah menimbulkan kemarahan karena platform tersebut mengizinkan anak di bawah umur untuk menggunakan konten tersebut.

Character.AI hadir pada tahun 2022, dengan pendiri Noam Shazeer dan Daniel de Freitas. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membuat dan berinteraksi dengan chatbot. Pengguna dapat mempersonalisasi kepribadian dan suara bot mereka.

Platform ini dirancang sedemikian rupa sehingga pengguna dapat mendesain karakter untuk obrolan, bertukar pikiran, dan bahkan bermain game.

Namun, platform tersebut telah terungkap karena kurangnya keamanan yang efektif, yang akhirnya menjadikannya tempat berkembangnya sejumlah konten yang berbahaya dan tidak pantas. Pengguna yang berusia 13 tahun pun dapat mendaftar, tetapi tidak ada cara untuk mengautentikasi verifikasi usia guna mencegah anak-anak yang lebih muda berbohong tentang usia mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Rekomendasi
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved