Cara Lain Kendalikan Kelahiran untuk Lelaki Ditemukan
Kamis, 19 Desember 2024 - 06:25 WIB
loading...
Cara Lain Kendalikan Kelahiran. IFL SCIENCE
A
A
A
NEW YORK - Hidrogel adalah salah satu langkah paling menjanjikan dalam pengembangan kontrasepsi pria yang reversibel dan penelitian oleh lulusan Master telah menawarkan langkah menggembirakan lainnya.
BACA JUGA - Kolaborasi KB Bank dan United Tractors Salurkan Kredit Alat Berat
Upaya untuk mengembangkan metode pengendalian kelahiran terbalik bagi pria telah dilakukan selama beberapa dekade, tetapi para ilmuwan kini lebih bersemangat dari sebelumnya.
Gel ini dirancang untuk membentuk penghalang semipermeabel di dalam vas deferens dalam waktu kurang dari satu menit saat disuntikkan. Raoult menyarankan penyuntikan dapat dilakukan di kantor dokter.
Pori-pori dalam gel memungkinkan cairan mani (air mani) melewatinya secara normal, tetapi pori-pori tersebut terlalu kecil untuk dilewati sel sperma.
Sperma yang dihasilkan akan diserap kembali ke dalam tubuh saat gel masih berada di tempatnya, yang merupakan proses serupa yang terjadi setelah vasektomi. Perbedaan antara hidrogel ini dan vasektomi adalah secara teori gel dapat larut dengan mudah.
"Dengan hanya menyuntikkan larutan ke dalam gel untuk membalikkan proses, ikatan kimia dalam gel akan terputus, menyebabkannya larut menjadi zat encer yang dapat dibuang," jelas Raoult dalam sebuah pernyataan . Ia menambahkan polimer yang menyusun gel telah terbukti aman bagi tubuh dan kadar hormon juga tidak berubah.
BACA JUGA - Kolaborasi KB Bank dan United Tractors Salurkan Kredit Alat Berat
Upaya untuk mengembangkan metode pengendalian kelahiran terbalik bagi pria telah dilakukan selama beberapa dekade, tetapi para ilmuwan kini lebih bersemangat dari sebelumnya.
Gel ini dirancang untuk membentuk penghalang semipermeabel di dalam vas deferens dalam waktu kurang dari satu menit saat disuntikkan. Raoult menyarankan penyuntikan dapat dilakukan di kantor dokter.
Pori-pori dalam gel memungkinkan cairan mani (air mani) melewatinya secara normal, tetapi pori-pori tersebut terlalu kecil untuk dilewati sel sperma.
Sperma yang dihasilkan akan diserap kembali ke dalam tubuh saat gel masih berada di tempatnya, yang merupakan proses serupa yang terjadi setelah vasektomi. Perbedaan antara hidrogel ini dan vasektomi adalah secara teori gel dapat larut dengan mudah.
"Dengan hanya menyuntikkan larutan ke dalam gel untuk membalikkan proses, ikatan kimia dalam gel akan terputus, menyebabkannya larut menjadi zat encer yang dapat dibuang," jelas Raoult dalam sebuah pernyataan . Ia menambahkan polimer yang menyusun gel telah terbukti aman bagi tubuh dan kadar hormon juga tidak berubah.
Lihat Juga :