Fenomena Suku Bajau: Manusia Ikan yang Bermutasi, Mampu Menyelam hingga 70 Meter Tanpa Alat Bantu
Rabu, 11 Desember 2024 - 08:02 WIB
loading...
Suku Bajau, suku di Indonesia yang tinggal di rumah-rumah terapung di lepas pantai, telah mengembangkan kemampuan menyelam yang luar biasa. Foto: ist
A
A
A
INDONESIA - Suku Bajau asal Indonesia dikenal sebagai manusia ikan. Sebab, mereka mampu berenang hingga kedalaman ekstrem tanpa menggunakan alat bantu. Apa sebabnya?
Ternyata, para pengembara laut ini memiliki mutasi genetik langka. Hal tersebut memungkinkan mereka untuk menyelam lebih dalam dan bertahan di bawah air lebih lama daripada kebanyakan manusia.
"Gen pengembara laut" ini memungkinkan mereka menyelam ke kedalaman luar biasa selama beberapa menit. Sifat genetik ini, yang memberi mereka limpa yang membesar, memungkinkan mereka untuk bertahan di bawah air lebih lama daripada manusia rata-rata.
Saat mereka menyelam, limpa mereka terkompresi, melepaskan cadangan sel darah merah ke aliran darah mereka, memperkayanya dengan oksigen.
Fenomena biologis ini meningkatkan daya tahan mereka, memungkinkan mereka untuk tetap terendam selama beberapa menit tanpa perlu bernapas.
Ternyata, para pengembara laut ini memiliki mutasi genetik langka. Hal tersebut memungkinkan mereka untuk menyelam lebih dalam dan bertahan di bawah air lebih lama daripada kebanyakan manusia.
"Gen pengembara laut" ini memungkinkan mereka menyelam ke kedalaman luar biasa selama beberapa menit. Sifat genetik ini, yang memberi mereka limpa yang membesar, memungkinkan mereka untuk bertahan di bawah air lebih lama daripada manusia rata-rata.
Kemampuan Menyelam Luar Biasa di Jantung Lautan
Suku Bajau mampu menyelam hingga kedalaman 70 meter tanpa peralatan canggih, hanya berbekal pemberat batu dan kacamata kayu. Kemampuan mereka untuk menyelam begitu dalam dan untuk waktu yang lama bergantung pada satu organ kunci: limpa.Saat mereka menyelam, limpa mereka terkompresi, melepaskan cadangan sel darah merah ke aliran darah mereka, memperkayanya dengan oksigen.
Fenomena biologis ini meningkatkan daya tahan mereka, memungkinkan mereka untuk tetap terendam selama beberapa menit tanpa perlu bernapas.
Lihat Juga :