Suku Bajau di Indonesia Dinobatkan Jadi Manusia Bergenetik Istimewa di Dunia

Senin, 09 Desember 2024 - 20:33 WIB
loading...
Suku Bajau di Indonesia...
Suku Bajau di Indonesia. FOTO/MEDIUM
A A A
MAKASSAR - Suku Bajau di Indonesia menjadi manusia pertama yang diketahui mampu beradaptasi secara genetik dengan menyelam .

BACA JUGA - 3 Ilmu Warisan Leluhur Suku Dayak yang Terkenal Mematikan

Suku ini menjalani kehidupan yang sangat amfibi, dan kini telah terbukti memiliki susunan genetik untuk melakukannya.

Tinggal di lepas pantai Indonesia selama lebih dari 1.000 tahun, suku Bajau tinggal di rumah perahu, menghabiskan sebagian besar hidup mereka di laut.

Seperti yang diharapkan, mereka sangat terampil dalam hal menyelam bebas dan memancing dengan tombak, serta memiliki kapasitas paru-paru yang luar biasa dan kemampuan berenang yang kuat.

Anggota suku tersebut dapat menyelam hingga kedalaman 230 kaki hanya menggunakan satu set pemberat dan sepasang kacamata kayu.

Berbicara kepada BBC, Melissa Ilardo, dari Universitas Cambridge, mengatakan, "mereka menyelam berulang kali selama delapan jam sehari, menghabiskan sekitar 60 persen waktu mereka di bawah air."

Namun ternyata bukan hanya keterampilan mereka yang membantu mereka mencapai hal ini, tetapi juga mutasi genetik unik - yang dikenal sebagai 'gen pengembara laut' - yang juga membantu kemampuan menyelam mereka. Mereka memiliki limpa yang ekstra besar.

Limpa bekerja saat tubuh terendam dalam air, yang menyoroti peran utamanya dalam respons manusia saat menyelam. Limpa berkontraksi untuk menyuntikkan sel darah merah beroksigen ke dalam sirkulasi - yang dapat meningkatkan oksigen dalam darah manusia hingga sembilan persen.

Jadi masuk akal jika dengan memiliki limpa yang lebih besar, orang Bajau memiliki keunggulan genetik saat berenang di bawah air.

Dr. Ilardo berkata: "Tidak banyak informasi di luar sana tentang limpa manusia dalam hal fisiologi dan genetika, tetapi kita tahu bahwa anjing laut penyelam dalam, seperti anjing laut Weddell, memiliki limpa yang sangat besar,''

"Kami percaya bahwa pada suku Bajau mereka memiliki adaptasi yang meningkatkan kadar hormon tiroid dan karena itu meningkatkan ukuran limpa mereka.

"Telah terbukti pada tikus bahwa hormon tiroid dan ukuran limpa saling terkait. Jika Anda mengubah tikus secara genetik agar tidak memiliki hormon tiroid T4, ukuran limpa mereka akan berkurang drastis, tetapi efek ini sebenarnya dapat dipulihkan dengan suntikan T4."

Sulit untuk mengetahui secara pasti berapa lama orang Bajau berada di bawah air, tetapi beberapa orang mengklaim telah berada di bawah laut selama 13 menit.

Sayangnya, gaya hidup mereka saat ini terancam.

Cara hidup nomaden mereka membuat mereka kesulitan untuk memperoleh kewarganegaraan, ditambah lagi penangkapan ikan komersial telah menghancurkan persediaan makanan mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Rekomendasi
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved