Gelombang Dingin Minus 4.1 Derajat Celsius Melanda Wilayah Jammu dan Kashmir

Minggu, 08 Desember 2024 - 22:25 WIB
loading...
Gelombang Dingin Minus...
Wilayah Jammu dan Kashmir dilanda gelombang dinging. FOTO/ WION
A A A
KASHMIR - - Gelombang dingin melanda wilayah Jammu dan Kashmir serta Ladakh yang mengakibatkan suhu di seluruh wilayah tersebut berada di bawah titik beku. Kota Srinagar mencatat malam terdingin musim ini dengan suhu minimum minus 4,1 derajat Celsius.

BACA JUGA - 3 Negara yang Memperebutkan Wilayah Kashmir

Kashmir Selatan tetap menjadi salah satu daerah terdingin di wilayah Kashmir. Daerah Larnoo di wilayah tersebut mencatat suhu terendah di Lembah Kashmir, yakni minus 7 derajat. Resor wisata Pahalgam mencatat suhu minimum minus 6,5 derajat, sementara distrik Shopian mencatat suhu 6,6 derajat Celsius. Resor ski terkenal di dunia di distrik Baramulla, Kashmir Utara, mencatat suhu minimum minus 6 derajat.

Resor wisata Sonamarg juga mencatat suhu terendah musim ini pada minus 6,2 derajat. Pulwama mencatat suhu terendah pada minus 6,3 derajat. Bandipora berada pada suhu minus 4,6, sementara Baramulla mencatat suhu terendah minus 3,3 derajat.

Suhu yang tercatat di Desa Nyoma di Ladakh turun hingga di bawah minus 16,7 derajat. Sementara wilayah Dras mencatat suhu minus 14,8 derajat, kota Leh mencatat suhu terendah musim ini pada minus 10,4 derajat. Zojila yang menghubungkan wilayah Ladakh dengan Jammu dan Kashmir mencatat suhu minimum minus 18 derajat.

Departemen MeT Lembah Kashmir telah menghubungkan kondisi cuaca di wilayah tersebut dengan efek La Nina yang berarti suhu permukaan laut lebih dingin dari rata-rata di Pasifik tengah dan timur. Perubahan cuaca ini sebagian besar memengaruhi pola sirkulasi angin yang menyebabkan lebih banyak hujan dan salju.

Departemen MeT telah memperkirakan periode musim dingin akan berlangsung lama dan sangat keras dalam hal suhu serta hujan dan salju. Saat kita menuju 'Chillai Kalan, yang merupakan periode terdingin selama 40 hari mulai 21 Desember, efek La Nina akan melipatgandakan dampak dingin dan curah hujan di Lembah.

Departemen Meteorologi telah meramalkan cuaca yang umumnya kering mulai tanggal 6 hingga 7 Desember. Ada kemungkinan turun salju mulai tanggal 8 hingga 9 Desember. Akan ada sedikit jeda dari kondisi gelombang dingin mulai tanggal 15 Desember dan seterusnya karena hujan dan salju diperkirakan akan turun.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved