Gelombang Dingin Minus 4.1 Derajat Celsius Melanda Wilayah Jammu dan Kashmir
Minggu, 08 Desember 2024 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Departemen MeT Lembah Kashmir telah menghubungkan kondisi cuaca di wilayah tersebut dengan efek La Nina yang berarti suhu permukaan laut lebih dingin dari rata-rata di Pasifik tengah dan timur. Perubahan cuaca ini sebagian besar memengaruhi pola sirkulasi angin yang menyebabkan lebih banyak hujan dan salju.
Departemen MeT telah memperkirakan periode musim dingin akan berlangsung lama dan sangat keras dalam hal suhu serta hujan dan salju. Saat kita menuju 'Chillai Kalan, yang merupakan periode terdingin selama 40 hari mulai 21 Desember, efek La Nina akan melipatgandakan dampak dingin dan curah hujan di Lembah.
Departemen Meteorologi telah meramalkan cuaca yang umumnya kering mulai tanggal 6 hingga 7 Desember. Ada kemungkinan turun salju mulai tanggal 8 hingga 9 Desember. Akan ada sedikit jeda dari kondisi gelombang dingin mulai tanggal 15 Desember dan seterusnya karena hujan dan salju diperkirakan akan turun.
Departemen MeT telah memperkirakan periode musim dingin akan berlangsung lama dan sangat keras dalam hal suhu serta hujan dan salju. Saat kita menuju 'Chillai Kalan, yang merupakan periode terdingin selama 40 hari mulai 21 Desember, efek La Nina akan melipatgandakan dampak dingin dan curah hujan di Lembah.
Departemen Meteorologi telah meramalkan cuaca yang umumnya kering mulai tanggal 6 hingga 7 Desember. Ada kemungkinan turun salju mulai tanggal 8 hingga 9 Desember. Akan ada sedikit jeda dari kondisi gelombang dingin mulai tanggal 15 Desember dan seterusnya karena hujan dan salju diperkirakan akan turun.
(wbs)
Lihat Juga :