Danau Tiberias Mengering: Karena Ya'juj dan Ma'juj?

Senin, 02 Desember 2024 - 10:09 WIB
loading...
A A A
Pembangunan proyek Reverse Water Carrier dimulai lebih dari lima tahun yang lalu di tengah kekeringan parah, awalnya disetujui sebagai rencana darurat untuk mengatasi kekurangan air yang terus meningkat.

Dengan perkiraan biaya NIS 1 miliar (USD290 juta), pipa selebar 1,6 meter (5,2 kaki) diletakkan sepanjang 31 kilometer. Jaringan pembawa air memompa air laut desalinasi dari Laut Mediterania ke utara ke Laut Galilea, berlawanan arah dengan rute asli pembawa air nasional.

"Proyek ini membuktikan bahwa Israel memimpin dalam pemikiran inovatif dan pendekatan perencanaan kreatif untuk menangani dampak perubahan iklim, sambil menjamin pasokan air yang berkelanjutan, melindungi sumber daya alam Israel, dan mempertahankan Laut Galilea sebagai penyangga strategis," kata Direktur Otoritas Air Israel Yehezkel Lifshitz.

Hadis tentang Danau Tiberias

Beberapa hadis menyebutkan bahwa Danau Tiberias akan mengering akibat diminum oleh Ya'juj dan Ma'juj setelah masa Imam Mahdi berakhir. Namun, pengeringan yang terjadi saat ini bukanlah tanda kemunculan Imam Mahdi atau Ya'juj dan Ma'juj.

Pemerintah Israel telah mengambil langkah untuk mempertahankan sumber daya air danau dengan memompa air laut yang telah dibersihkan garamnya. Meskipun demikian, upaya pelestarian danau tetap perlu dilakukan untuk mencegah kekeringan di masa depan.

Fakta Danau Tiberias

Laut Galilea, juga dikenal sebagai Danau Tiberias atau Kinneret, telah menyusut selama bertahun-tahun karena penggunaan berlebihan dan faktor lingkungan. Namun, Israel telah menerapkan rencana untuk mengisi kembali sumber daya air danau dengan memompa air desalinasi dari Laut Mediterania ke dalamnya. Berikut beberapa faktanya:

- Permukaan Air: Permukaan air Laut Galilea meningkat signifikan sejak musim hujan 2018-19, mencapai 16 cm di bawah garis merah atas pada April 2020.

- Pabrik Desalinasi: Israel telah membangun serangkaian pabrik desalinasi di sepanjang pantai Mediteranianya untuk menghasilkan air tawar. Satu pabrik, Hadera, dapat menghasilkan 160 juta meter kubik air tawar setiap tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Kembalinya Danau Purba Setelah 130 Tahun Menghilang
Danau Terdalam di Bumi...
Danau Terdalam di Bumi Terbukti Dihuni Monster Seram yang Melebihi Megalodon
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Mengapa Danau Aral Mengering?
Mengapa Danau Aral Mengering?
India Akan Blokir Aliran...
India Akan Blokir Aliran Air Danau yang Menuju Pakistan
Danau Raksasa Tiba-tiba...
Danau Raksasa Tiba-tiba Muncul Kembali setelah 130 Tahun Menghilang
Cerita Danau Buatan...
Cerita Danau Buatan yang Mengelilingi Megahnya Istana Baru Kerajaan Mataram
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Harta Karun Senilai...
Harta Karun Senilai Rp9.000 Triliun Ditemukan di Dasar Danau Ini, Bisa Ubah Masa Depan Dunia
Rekomendasi
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rahasia Benda Misterius...
Rahasia Benda Misterius Mas Den Mulai Terbongkar, Penerawangan Ki Atmo dan Tim Bikin Merinding
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Berita Terkini
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved