Fenomena Alam yang Muncul Setiap 2.000 Tahun Sekali Terjadi di Antartika

Minggu, 01 Desember 2024 - 18:37 WIB
loading...
A A A
Dia berkata: “Ini adalah pertama kalinya serangkaian model iklim besar ini digunakan untuk mengetahui seberapa tidak mungkin es laut rendah pada tahun 2023. Kita hanya memiliki empat puluh lima tahun pengukuran satelit es laut, yang membuatnya sangat sulit untuk mengevaluasi perubahan dalam luas es laut. Di sinilah model iklim berperan.

Menurut model tersebut, luas es laut minimum yang memecahkan rekor akan terjadi satu kali dalam 2000 tahun tanpa perubahan iklim. Ini memberi tahu kita bahwa kejadian tersebut sangat ekstrem – apa pun yang kurang dari satu kali dalam 100 dianggap sangat tidak mungkin.

Para peneliti juga menggunakan model tersebut untuk meneliti berapa lama waktu yang dibutuhkan agar es laut pulih. Mereka menemukan bahwa bahkan setelah dua puluh tahun, tidak semua es laut di sekitar Antartika kembali.

Louise Sime, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan: “Dampak dari mencairnya es laut Antartika selama lebih dari dua puluh tahun akan sangat besar, termasuk pada cuaca lokal dan global serta pada ekosistem unik Samudra Selatan – termasuk paus dan penguin.”

Penelitian seperti ini penting untuk memahami seberapa besar kemungkinan hilangnya es laut secara cepat, dan apakah es laut kemungkinan akan tetap rendah selama beberapa dekade mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved