Fenomena Alam yang Muncul Setiap 2.000 Tahun Sekali Terjadi di Antartika

Minggu, 01 Desember 2024 - 18:37 WIB
loading...
Fenomena Alam yang Muncul...
Fenomena Alam langka di Antartika. FOTO/ INDY
A A A
ALASKA - Hilangnya es lau t yang luasnya 10 kali lipat wilayah Inggris di laut Antartika merupakan peristiwa yang terjadi satu dalam 2.000 tahun menurut penelitian.

BACA JUGA - Ini Dia Satu Laut di Bumi yang Tidak Menyentuh Daratan

Para peneliti dari British Antarctic Survey menggunakan dataset iklim CMIP6 untuk meneliti hilangnya es laut yang terjadi di Antartika. Dengan risiko mencapai rekor terendah yang meningkat drastis akibat perubahan iklim .

Pada tahun 2023, es laut Antartika menyusut ke level terendah dalam sejarah, hal ini sangat membingungkan, karena es laut terus meningkat hingga tahun 2015.

Dengan menggunakan kumpulan data tersebut, tim menganalisis data dari 18 model iklim yang berbeda untuk memahami kemungkinan pengurangan es laut yang begitu tajam.

Penulis utama Rachel Diamond menjelaskan bahwa meskipun rendahnya es laut pada tahun 2023 lebih mungkin terjadi karena perubahan iklim, namun hal itu masih dianggap sangat langka menurut model tersebut.

Dia berkata: “Ini adalah pertama kalinya serangkaian model iklim besar ini digunakan untuk mengetahui seberapa tidak mungkin es laut rendah pada tahun 2023. Kita hanya memiliki empat puluh lima tahun pengukuran satelit es laut, yang membuatnya sangat sulit untuk mengevaluasi perubahan dalam luas es laut. Di sinilah model iklim berperan.

Menurut model tersebut, luas es laut minimum yang memecahkan rekor akan terjadi satu kali dalam 2000 tahun tanpa perubahan iklim. Ini memberi tahu kita bahwa kejadian tersebut sangat ekstrem – apa pun yang kurang dari satu kali dalam 100 dianggap sangat tidak mungkin.

Para peneliti juga menggunakan model tersebut untuk meneliti berapa lama waktu yang dibutuhkan agar es laut pulih. Mereka menemukan bahwa bahkan setelah dua puluh tahun, tidak semua es laut di sekitar Antartika kembali.

Louise Sime, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan: “Dampak dari mencairnya es laut Antartika selama lebih dari dua puluh tahun akan sangat besar, termasuk pada cuaca lokal dan global serta pada ekosistem unik Samudra Selatan – termasuk paus dan penguin.”

Penelitian seperti ini penting untuk memahami seberapa besar kemungkinan hilangnya es laut secara cepat, dan apakah es laut kemungkinan akan tetap rendah selama beberapa dekade mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Rekomendasi
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved