Bumi Miring 31,5 Inci Air Laut Siap Mengalir ke Daratan

Selasa, 26 November 2024 - 12:42 WIB
loading...
Bumi Miring 31,5 Inci...
Bumi Miring 31,5 Inci . FOTO/ DAILY EXPRESS
A A A
SEOUL - Cara planet berputar telah berubah secara mendasar oleh proses pemompaan air tanah , dan hal ini menimbulkan dampak yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan sebelumnya.

BACA JUGA - Bumi Sekarat, Jutaan Spesies Hadapi Bencana Kepunahan

Akibatnya, permukaan air laut naik 0,24 inci dalam waktu kurang dari dua dekade dan Bumi miring 31,5 inci.

Ini adalah subjek penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Geophysical Research Letters yang mempertimbangkan dampak perubahan ini pada rotasi Bumi dan distribusi air.

Ki-Weon Seo adalah seorang ahli geofisika di Universitas Nasional Seoul dan pemimpin studi yang mengatakan dalam sebuah pernyataan:

“Kutub rotasi Bumi sebenarnya banyak berubah. Studi kami menunjukkan bahwa di antara penyebab terkait iklim, redistribusi air tanah sebenarnya memiliki dampak terbesar pada pergeseran kutub rotasi.” tulis Ki-Weon Seo seperti dilansir Indy.

Penelitian ini juga mempertimbangkan dampak distribusi air terhadap massa planet, dengan bunyi penelitian: “Seperti menambahkan sedikit beban pada gasing yang berputar, Bumi berputar sedikit berbeda saat air bergerak.”

Studi tersebut mengidentifikasi pergerakan air dari Amerika Utara bagian barat dan India barat laut sebagai yang paling signifikan, sementara pemompaan air dari garis lintang menengah memiliki dampak terbesar pada rotasi Bumi.

Penelitian ini didasarkan pada penelitian sebelumnya dari tahun 2016 yang pertama kali mengemukakan gagasan tersebut – dan ini juga merupakan berita yang lebih mengkhawatirkan bagi iklim karena berdampak pada kenaikan permukaan air laut.

Sea berkata: “Saya sangat senang menemukan penyebab yang tidak dapat dijelaskan dari pergeseran kutub rotasi. Di sisi lain, sebagai penduduk Bumi dan seorang ayah, saya khawatir dan terkejut melihat bahwa pemompaan air tanah merupakan sumber lain dari kenaikan permukaan laut.”

Hal ini terjadi setelah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2024 menganggap bahwa mencairnya es di kutub planet kita dapat mengubah putaran Bumi.

Hal ini dapat mengakibatkan penundaan pada “detik kabisat” yang seharusnya ditambahkan ke jam dunia, Waktu Universal Terkoordinasi (UTC), pada tahun 2026. Kini, hal tersebut mungkin harus ditunda hingga tahun 2029. Baca selengkapnya di sini
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Ribuan Pengunjung Serbu...
Ribuan Pengunjung Serbu Pameran Bahari MAX 2026 di Balai Kartini
Rekomendasi
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved