Bumi Miring 31,5 Inci Air Laut Siap Mengalir ke Daratan

Selasa, 26 November 2024 - 12:42 WIB
loading...
A A A
Studi tersebut mengidentifikasi pergerakan air dari Amerika Utara bagian barat dan India barat laut sebagai yang paling signifikan, sementara pemompaan air dari garis lintang menengah memiliki dampak terbesar pada rotasi Bumi.

Penelitian ini didasarkan pada penelitian sebelumnya dari tahun 2016 yang pertama kali mengemukakan gagasan tersebut – dan ini juga merupakan berita yang lebih mengkhawatirkan bagi iklim karena berdampak pada kenaikan permukaan air laut.

Sea berkata: “Saya sangat senang menemukan penyebab yang tidak dapat dijelaskan dari pergeseran kutub rotasi. Di sisi lain, sebagai penduduk Bumi dan seorang ayah, saya khawatir dan terkejut melihat bahwa pemompaan air tanah merupakan sumber lain dari kenaikan permukaan laut.”

Hal ini terjadi setelah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2024 menganggap bahwa mencairnya es di kutub planet kita dapat mengubah putaran Bumi.

Hal ini dapat mengakibatkan penundaan pada “detik kabisat” yang seharusnya ditambahkan ke jam dunia, Waktu Universal Terkoordinasi (UTC), pada tahun 2026. Kini, hal tersebut mungkin harus ditunda hingga tahun 2029. Baca selengkapnya di sini
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Ribuan Pengunjung Serbu...
Ribuan Pengunjung Serbu Pameran Bahari MAX 2026 di Balai Kartini
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved