Samsung Incar Pasar Kacamata Pintar: Gunakan AI Gemini dan Siap Saingi Meta!

Rabu, 20 November 2024 - 09:00 WIB
loading...
Samsung Incar Pasar...
Kacamata pintar Samsung yang akan datang menjanjikan pengalaman baru yang menarik dengan fungsionalitas dan integrasi AI yang canggih. Foto: Rayban Meta
A A A
JAKARTA - Setelah mengenalkan cincin pintar pertamanya (Galaxy Ring), Samsung kini mengincar segmen perangkat wearable lainnya: kacamata pintar.

Sebuah perusahaan riset yang berbasis di Shenzhen, Wellsen XR, mengungkapkan rencana Samsung untuk meluncurkan kacamata pintar yang diperkirakan akan tiba pada akhir tahun depan atau awal 2026.

"Rencana Samsung Electronics untuk merilis kacamata pintar AI telah dikonfirmasi awal bulan ini, dan volume produksi pertamanya adalah 500.000 unit pada kuartal ketiga tahun 2025," kata catatan tersebut, yang dilaporkan oleh Maeil Business Newspaper.

Strategi Samsung: Fokus pada Fungsionalitas dan Kolaborasi

Menariknya, Samsung tidak mengejar sesuatu yang terlalu ambisius atau inovatif dalam hal teknologi. Sebaliknya, perusahaan mengambil jalur aman dengan meniru formula sukses kacamata pintar Meta Ray-Ban Stories, bahkan hingga ke perangkat keras internal intinya.

Kacamata pintar Samsung dikabarkan akan dipersenjatai dengan chip wearable Qualcomm AR1 Gen 1 dan semikonduktor NXP sebagai unit pemrosesan sekunder. Tugas pengambilan multimedia akan ditangani oleh kamera 12 megapiksel dengan sensor Sony CMOS.

Kacamata pintar ini juga dikabarkan akan ditenagai oleh baterai 155 mAh dan beratnya hanya 50 gram. Sensor kamera depan akan berguna untuk pemindaian kode, pengenalan gerakan, dan lainnya, selain tugas pengambilan foto dan video.

Keunggulan Samsung: Integrasi Google Gemini AI

Meski memiliki kesamaan mendasar dengan kacamata pintar Meta Ray-Ban, Samsung akan menggunakan perangkat lunak yang berbeda. Alih-alih bundel Meta AI yang kini tersedia pada kacamata pintar Stories, Samsung akan bekerja sama dengan Google.

Secara khusus, Samsung akan menempatkan Google Gemini AI sebagai inti dari kacamata pintarnya. Kemitraan ini tidak mengejutkan karena smartphone Galaxy Samsung juga merupakan yang pertama yang memperkenalkan fitur bertenaga Gemini sebagai bagian dari bundel Galaxy AI.

Integrasi Gemini AI akan menjadi keunggulan yang cukup besar, karena Gemini telah terintegrasi secara mendalam ke dalam produk-produk Google, terutama suite Workspace yang digunakan oleh ratusan juta pengguna. Saat ini, Gemini dapat melakukan banyak hal menarik di produk seperti Gmail, Docs, dan lainnya, sekaligus memungkinkan pengguna mengakses agen AI khusus.

Selain itu, kolaborasi dengan Android akan sangat membantu dalam menghubungkan kacamata pintar dengan ponsel dan produk ekosistem lainnya secara mulus.

Baca Juga: Prediksi Mark Zuckerberg: Kacamata Pintar Gantikan Smartphone pada 2030

Persaingan di Pasar Kacamata Pintar

Samsung tidak akan sendirian di pasar kacamata pintar. Saingan berat mereka dari China, Xiaomi, juga dikabarkan sedang mengembangkan versi mereka sendiri yang akan mencoba meniru kesuksesan penawaran Meta.

Samsung memiliki peluang besar untuk sukses di pasar kacamata pintar dengan memanfaatkan kekuatan mereknya, integrasi ekosistem yang kuat, dan kolaborasi dengan Google Gemini AI. Namun, mereka juga harus menghadapi persaingan ketat dari pemain lain seperti MetadanXiaomi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Gucci Siap Meluncurkan...
Gucci Siap Meluncurkan Kacamata Pintar Android XR
Kacamata Pintar Buatan...
Kacamata Pintar Buatan China Tantang Meta, Ini Kecanggihannya
Kolaborasi Meta dan...
Kolaborasi Meta dan Prada: Strategi Elegan Menutupi Kualitas Kacamata Plastik yang Ringkih
Mijia Smart Audio Glasses...
Mijia Smart Audio Glasses Meluncur, Strategi Xiaomi Kuasai Ekosistem Wearable di 2026
Apple Vision Pro hanya...
Apple Vision Pro hanya Terjual 45.000 Unit pada Q4 2025
Kacamata AI Karya Mahasiswa...
Kacamata AI Karya Mahasiswa UI Bawa Indonesia ke Global Ambassador Samsung SFT 2026
Lebih Percaya Diri dengan...
Lebih Percaya Diri dengan Pilihan Kacamata Idaman dari Optik Melawai, Lebih Hemat dengan Kartu Kredit MNC Bank
Kacamata agnes b Hijab...
Kacamata agnes b Hijab Series untuk Sambut Ramadan
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved