Terowongan Antarbintang di Tata Surya Diklaim Terhubung dengan Alam Lain
Selasa, 12 November 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Tata surya kita berada di dalam rongga yang membentang setidaknya 1.000 tahun cahaya. Suhunya mencapai satu juta derajat, tetapi karena atom-atomnya sangat jarang, panasnya tidak memengaruhi semua yang ada di dalamnya.
Para ilmuwan dari Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics (MPE) baru-baru ini menemukan sesuatu yang mencengangkan di dalam LHB. Astrofisikawan Michael Yeung, Michael Freyberg dan anggota tim mereka menemukan keberadaan terowongan antarbintang menuju Centaurus.
Yeung dan anggota tim lainnya menggunakan eROSITA, teleskop sinar-X canggih yang terpasang di observatorium antariksa, untuk memetakan LHB secara terperinci. Teleskop tersebut beroperasi sejauh 1,5 juta kilometer dari Bumi, sehingga memberikan pemandangan langit sinar-X yang unik.
Mereka membagi langit menjadi 2.000 bagian dan menganalisis masing-masing bagian. Mereka menemukan bahwa LHB bukanlah bola yang seragam. Sebaliknya, LHB lebih tegak lurus terhadap bidang galaksi.
Freyberg kemudian mencatat bahwa gelembung tersebut berbentuk seperti nebula bipolar. Bersamaan dengan ini, mereka menemukan terowongan antarbintang yang mengejutkan.
Para ilmuwan dari Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics (MPE) baru-baru ini menemukan sesuatu yang mencengangkan di dalam LHB. Astrofisikawan Michael Yeung, Michael Freyberg dan anggota tim mereka menemukan keberadaan terowongan antarbintang menuju Centaurus.
Yeung dan anggota tim lainnya menggunakan eROSITA, teleskop sinar-X canggih yang terpasang di observatorium antariksa, untuk memetakan LHB secara terperinci. Teleskop tersebut beroperasi sejauh 1,5 juta kilometer dari Bumi, sehingga memberikan pemandangan langit sinar-X yang unik.
Mereka membagi langit menjadi 2.000 bagian dan menganalisis masing-masing bagian. Mereka menemukan bahwa LHB bukanlah bola yang seragam. Sebaliknya, LHB lebih tegak lurus terhadap bidang galaksi.
Freyberg kemudian mencatat bahwa gelembung tersebut berbentuk seperti nebula bipolar. Bersamaan dengan ini, mereka menemukan terowongan antarbintang yang mengejutkan.
Lihat Juga :