Kapan Fosil Kapal Nabi Nuh Ditemukan? Ini Ulasannya
Minggu, 03 November 2024 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Adapun salah satu lokasinya yang disebutkan adalah Gunung Ararat di Turki. Mengutip laman PopularMechanics, peneliti dari tiga universitas di Turki dan Amerika Serikat menghabiskan waktu sekitar satu tahun untuk menganalisis batuan dan tanah di formasi Durupinar yang terkenal di Gunung Ararat.
Pada penelitiannya, mereka meyakini situs berbentuk perahu di sana mungkin menyimpan reruntuhan Kapal Nuh yang legendaris. Setelah digunakan pada insiden banjir besar, kapal itu dikatakan terdampar di pegunungan Ararat sekitar 5.000 tahun yang lalu.
Salah satu temuan mereka adalah bukti aktivitas manusia di dekat formasi berbentuk perahu di pegunungan tersebut antara tahun 5500 dan 3000 SM. Namun, aktivitas manusia itu tidak dibuktikan oleh catatan Alkitab.
Melihat ke belakang, situs Durupinar memang sering disebut-sebut sebagai tempat singgahnya bangkai bahtera Nuh. Serupa, para peneliti memfokuskan perhatiannya pada wilayah tersebut dengan menjelajahi berbagai area geologi, termasuk formasi Durupinar yang terbuat dari limonit dan menyerupai bentuk kapal.
Kesimpulannya, fosil kapal Nabi Nuh atau biasa dikenal bahtera Nuh tidak pernah ditemukan secara pasti sampai sekarang. Adapun penelitian para ilmuwan selama ini hanya sampai pada tahap dugaan dengan mempertimbangkan bukti pada area geologi wilayah yang diyakininya.
Pada penelitiannya, mereka meyakini situs berbentuk perahu di sana mungkin menyimpan reruntuhan Kapal Nuh yang legendaris. Setelah digunakan pada insiden banjir besar, kapal itu dikatakan terdampar di pegunungan Ararat sekitar 5.000 tahun yang lalu.
Salah satu temuan mereka adalah bukti aktivitas manusia di dekat formasi berbentuk perahu di pegunungan tersebut antara tahun 5500 dan 3000 SM. Namun, aktivitas manusia itu tidak dibuktikan oleh catatan Alkitab.
Melihat ke belakang, situs Durupinar memang sering disebut-sebut sebagai tempat singgahnya bangkai bahtera Nuh. Serupa, para peneliti memfokuskan perhatiannya pada wilayah tersebut dengan menjelajahi berbagai area geologi, termasuk formasi Durupinar yang terbuat dari limonit dan menyerupai bentuk kapal.
Kesimpulannya, fosil kapal Nabi Nuh atau biasa dikenal bahtera Nuh tidak pernah ditemukan secara pasti sampai sekarang. Adapun penelitian para ilmuwan selama ini hanya sampai pada tahap dugaan dengan mempertimbangkan bukti pada area geologi wilayah yang diyakininya.
(wbs)
Lihat Juga :