Bikin Chip Pintar, ChatGPT Gandeng Broadcom dan TSMC

Kamis, 31 Oktober 2024 - 05:52 WIB
loading...
Bikin Chip Pintar, ChatGPT...
Chip Pintar ChatGPT. FOTO/ DAILY
A A A
CUPERTINO - OpenAI , perusahaan di balik layanan kecerdasan buatan yang dihasilkan, ChatGPT, dilaporkan berkolaborasi dengan Broadcom dan TSMC dalam mengembangkan chipnya sendiri dengan fokus pada sistem kecerdasan buatan.

BACA JUGA - Andalkan Mobile AI, Samsung Umumkan Pre Order Galaxy AI

Seperti dilansir dari The Verge, OpenAI sedang mengembangkan chipnya sendiri untuk sistem kecerdasan buatan, bekerja sama dengan Broadcom dan TSMC.

Langkah ini memberikan OpenAI alternatif terhadap chip NVIDIA, mengurangi biaya dan meningkatkan kendali dalam pengembangan.

OpenAI berencana untuk memulai produksi chip dengan TSMC pada tahun 2026 dan juga berencana menggunakan chip AMD dalam operasinya.

Dengan langkah ini, OpenAI akan memiliki alternatif selain akses chip, daripada harus bergantung pada NVIDIA saja.

Dengan berkembangnya arena kecerdasan buatan, fokus utamanya juga pada pengembangan infrastruktur dan chip yang mendukungnya.

Dengan mengembangkan secara internal, diharapkan dapat mengurangi biaya, serta menghasilkan lebih banyak penghematan dan kontrol saat mengembangkan dan memperkenalkan fitur-fitur baru.

Saat ini, OpenAI mengandalkan penawaran NVIDIA untuk memberikan penawaran, serta untuk melatih model kecerdasan buatan mereka sendiri.

Menurut laporan yang sama, OpenAI siap mendapatkan sejumlah tenaga kerja khusus untuk pengembangan chip ini, selain menargetkan produksi menggunakan TSMC pada tahun 2026.

Selain mengembangkan chipnya sendiri, OpenAI juga dilaporkan berencana menggunakan chip AMD dalam operasi pengembangan model kecerdasan buatannya.

======================
Apple Kenalkan Chip M4 Pro dengan Teknologi Thunderbolt 5

Apple resmi memperkenalkan Mac Mini baru dengan desain yang lebih ringkas. Berteknologi Thunderbolt 5 dengan desain yang lebih kompak.

Seperti dilansir dari The Verge, Chip baru ini memiliki hingga 14 inti CPU dan 20 inti GPU, dengan RAM hingga 64GB dan dukungan memori Thunderbolt 5.

Chip ini menawarkan performa tinggi dengan 10 core performa dan 4 core efisien, serta Neural Engine yang 3 kali lebih cepat dibandingkan versi M1.

Pengumuman tersebut juga disertai dengan diperkenalkannya chip M4 Pro baru Apple – yang menghadirkan kekuatan pemrosesan dan dukungan grafis yang lebih baik.

Apple M4 Pro hadir dengan dukungan hingga 14 inti CPU, serta hingga 20 inti GPU.

Chip ini menghadirkan kombinasi desain 10 core performa dan 4 core efisien di sisi CPU, sehingga memungkinkan berbagai tugas diselesaikan dengan lancar menggunakannya.
Chip ini juga membawa dukungan memori hingga 64GB RAM.

Melengkapi chip ini juga dukungan Neural Engine yang 3 kali lebih cepat dibandingkan versi M1.

Selain itu, untuk pertama kalinya, Apple M4 Pro menambahkan dukungan Thunderbolt 5, yang memungkinkan transfer data mencapai kecepatan 120 Gb/s – dua kali lipat dibandingkan Thunderbolt 4 sebelumnya.

Untuk saat ini, hanya Mac Mini yang diumumkan dengan opsi chip ini. Kita mungkin melihat pengenalan laptop dan lainnya yang menggunakan chip ini minggu ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Rekomendasi
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Ini Tips Memilih Tumbler...
Ini Tips Memilih Tumbler sesuai Kebutuhan, dari Ngopi hingga Traveling
1.404 Orang Lulus IPDN,...
1.404 Orang Lulus IPDN, Tito Dorong Lulusan Ciptakan Kebijakan Berlandaskan Pengetahuan
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved