AI Pornografi Bertebaran, IWF Sebut Bocil Jadi Target Utama

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 20:25 WIB
loading...
AI Pornografi Bertebaran,...
AI Pornografi ancam anak-anak. FOTO/ WION NEWS
A A A
LONDON - Sekelompok pemerhati anak mengklaim kecerdasan buatan (AI) memicu meningkatnya kasus pelecehan seksual anak.

BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan

Kelompok pengawas Internet Watch Foundation (IWF) mengatakan bahwa pembuatan dan pendistribusianpornografi yang dihasilkan AI juga menjadi semakin canggih.

Berbeda dengan masa lalu, gambar-gambar dan video-video ini kini masuk ke platform-platform daring publik dan bukan lagi ke Dark Web, dunia internet yang hanya dapat diakses melalui peramban-peramban khusus seperti Tor.

Meningkatnya fotorealisme visual yang dihasilkan AI membuat pihak berwenang dan lembaga pengawas kesulitan untuk mengetahui apakah ini adalah gambar anak sungguhan yang membutuhkan bantuan, suatu situasi yang dijelaskan oleh seorang analis IWF sebagai 'titik kritis'.

Yang membuat banyak orang waspada adalah bahwa hanya dalam kurun waktu enam bulan terakhir, jumlah kejadian gambar pelecehan seksual anak yang dihasilkan oleh AI telah melampaui jumlah yang dilaporkan sepanjang tahun sebelumnya.

Dalam periode ini, IWF menindaklanjuti 74 laporan berisi konten semacam itu, meningkat tajam dari 70 laporan dalam 12 bulan sebelumnya.

Yang lebih mengganggu adalah bahwa alat AI yang menciptakan gambar-gambar ini dilatih pada konten korban nyata, sehingga mempersulit upaya mengidentifikasi kasus asli yang memerlukan intervensi, menurut Derek Ray-Hill, kepala eksekutif sementara IWF.

“Beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa masalah ini tidak akan hilang dan malah semakin parah,” kata surat kabar The Guardian mengutip pernyataannya.

Konten pelecehan tersebut beragam, mulai dari video deepfake yang tampak nyata hingga gambar anak-anak berpakaian yang telah diubah dan tidak senonoh.

Lebih dari separuh materi yang ditandai dihosting di server di Rusia dan Amerika Serikat, selain Jepang dan Belanda, menurut IWF.

Berita yang meresahkan ini muncul di tengah meningkatnya kritik terhadap aplikasi media sosial karena menawarkan tempat yang aman bagi para pelaku pelecehan dan pemerasan seksual.

Pengguna di platform seperti Instagram diperas setelah ditipu agar berbagi gambar intim, menurut laporan Guardian.

Platform berbagi gambar milik Meta dilaporkan meluncurkan langkah-langkah untuk memerangi kejahatan semacam itu.

Platform ini akan secara otomatis mengaburkan gambar telanjang yang dikirim melalui pesan langsung dan memperingatkan pengguna agar tidak membukanya. Mereka juga akan memiliki opsi untuk memblokir atau melaporkan pengirim gambar tersebut.

Fitur ini akan diaktifkan secara default untuk akun remaja sementara orang dewasa dapat memilih untuk bergabung.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
Andika Kangen Band Ingin...
Andika Kangen Band Ingin Punya Momongan Lagi, Akui Rindu Kehadiran Anak Kecil di Rumah
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Rekomendasi
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved