Penemuan Tengkorak Gajah Raksasa Isyaratkan Keberadaan Spesies Misterius di India
Kamis, 17 Oktober 2024 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
"Dari ukuran, gigi bungsu, dan beberapa ciri lain yang menunjukkan keberadaan tengkorak tersebut, jelaslah bahwa hewan itu adalah seekor gajah jantan yang gagah perkasa di masa jayanya, tetapi tidak adanya jambul tengkorak yang berkembang dengan baik, terutama jika dibandingkan dengan tengkorak jantan dewasa lainnya dari Eropa dan India, menunjukkan bahwa kita memiliki spesies yang berbeda di sini," kata Zhang.
Menurut tim peneliti, ciri-ciri tengkorak Kashmir cocok dengan tengkorak lain yang tidak dikenal dari Turkmenistan yang termasuk spesies berbeda yang disebut Palaeoloxodon turkmenicus.
"Yang selalu membingungkan tentang tengkorak Turkmen adalah, selain tidak adanya jambul yang menonjol di atap tengkorak, fitur-fitur lainnya sangat mirip dengan spesies Eropa yang sudah terkenal, P. antiquus. Dan ini menyebabkan sejumlah ahli berpendapat bahwa spesimen Turkmen hanyalah individu yang menyimpang dari spesies Eropa," kata Zhang.
"Namun dengan ditambahkannya tengkorak Kashmir ke dalam campuran, kini menjadi jelas bahwa kedua spesimen tersebut dapat diteorikan sebagai representasi spesies berbeda yang sebelumnya hanya sedikit kita ketahui, dengan sebaran yang luas dari Asia Tengah hingga anak benua India utara," jelas Dr. Advait Jukar, penulis utama penelitian tersebut.
Setelah mengukur penguraian protein pada email gigi tengkorak Kashmir Palaeoloxodon dan mengamati peralatan batu yang ditemukan di sampingnya, tim tersebut menyimpulkan bahwa tengkorak itu milik spesies yang berbeda dari Palaeoloxodon Eurasia lainnya, yang mungkin adalah Palaeoloxodon turkmenicus.
Menurut tim peneliti, ciri-ciri tengkorak Kashmir cocok dengan tengkorak lain yang tidak dikenal dari Turkmenistan yang termasuk spesies berbeda yang disebut Palaeoloxodon turkmenicus.
"Yang selalu membingungkan tentang tengkorak Turkmen adalah, selain tidak adanya jambul yang menonjol di atap tengkorak, fitur-fitur lainnya sangat mirip dengan spesies Eropa yang sudah terkenal, P. antiquus. Dan ini menyebabkan sejumlah ahli berpendapat bahwa spesimen Turkmen hanyalah individu yang menyimpang dari spesies Eropa," kata Zhang.
"Namun dengan ditambahkannya tengkorak Kashmir ke dalam campuran, kini menjadi jelas bahwa kedua spesimen tersebut dapat diteorikan sebagai representasi spesies berbeda yang sebelumnya hanya sedikit kita ketahui, dengan sebaran yang luas dari Asia Tengah hingga anak benua India utara," jelas Dr. Advait Jukar, penulis utama penelitian tersebut.
Setelah mengukur penguraian protein pada email gigi tengkorak Kashmir Palaeoloxodon dan mengamati peralatan batu yang ditemukan di sampingnya, tim tersebut menyimpulkan bahwa tengkorak itu milik spesies yang berbeda dari Palaeoloxodon Eurasia lainnya, yang mungkin adalah Palaeoloxodon turkmenicus.
(wbs)
Lihat Juga :