Aneh! Langit Amerika Mendadak Berwarna Ungu, Pertanda Kiamat?

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Jika mata mendeteksi jumlah yang sama dari semua warna, maka akan menganggapnya sebagai warna putih. Ungu adalah panjang gelombang tunggal yang mendekati 380 nm, pada batas apa yang dapat dilihat oleh mata manusia.

Baca Juga: Fenomena Alam Unik, Aurora Berwarna Hijau Menerangi Langit Islandia

Warna biru dan merah di langit


Jika matahari menghasilkan cahaya putih, mengapa mata manusia melihat beragam warna di langit? Jawabannya adalah ketika gelombang elektromagnetik bertabrakan dengan partikel kecil di atmosfer, sebagian darinya tersebar.

Efek yang tepat bergantung pada ukuran partikel dan panjang gelombang cahaya. Dengan benda-benda yang sangat kecil seperti molekul oksigen dan nitrogen, panjang gelombang yang lebih pendek (biru dan ungu) lebih tersebar daripada panjang gelombang yang lebih panjang (seperti merah dan oranye).

Ini berarti ketika sinar matahari mengalir melalui atmosfer, merah dan kuning sebagian besar akan melewati langsung dan biru dan ungu akan tersebar. Jika kita berdiri di permukaan Bumi dan melihat ke atas, maka akan melihat semua cahaya biru dan ungu yang tersebar itu. Itu sebabnya langit pada hari yang cerah terlihat biru.

Ini juga menjelaskan mengapa matahari terlihat lebih merah saat terbenam atau matahari terbit. Ketika matahari lebih rendah di langit, cahaya putih harus melewati lebih banyak atmosfer, yang menyebarkan lebih banyak warna biru. Itu meninggalkan lebih banyak cahaya merah yang melewatinya untuk menghasilkan matahari terbenam merah yang indah.

Baca Juga: Empat Fenomena Langit Spektakuler pada 2024

Mengapa langit jarang berwarna ungu?


Pertama, ketika matahari menghasilkan cahaya, itu bukan intensitas yang sama untuk semua warna yang berbeda. Sebenarnya, matahari menghasilkan intensitas cahaya yang lebih tinggi pada panjang gelombang yang lebih besar (merah dan hijau) daripada untuk panjang gelombang yang lebih kecil (biru dan ungu). Jadi, ketika sinar matahari mengenai atmosfer, ada lebih banyak cahaya biru daripada ungu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved