14 Negara Bagian AS Kompak Gugat TikTok, Ini Alasannya

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 07:03 WIB
loading...
14 Negara Bagian AS...
TikTok ditolak di 14 negara bagian AS. FOTO/ TNT
A A A
BEIJING - Pengacara dari 14 negara bagian Amerika Serikat (AS) menggugat TikTok karena menuduh platform berbagi video pendek tersebut memberikan dampak negatif terhadap generasi muda.

BACA JUGA - Upaya TikTok Hentikan Aturan Antimonopoli Ditolak Eropa

Tuntutan hukum yang diajukan secara individual berpendapat bahwa platform tersebut, yang dimiliki oleh perusahaan China ByteDance, membahayakan kesehatan mental dan melanggar privasi pengguna.

Jaksa Negara Bagian New York Letitia James mengatakan TikTok menjerat pengguna muda dengan fitur-fitur yang membuat ketagihan, menyebabkan mereka berjuang dengan masalah kesehatan mental.

“TikTok mengklaim bahwa platform mereka aman untuk digunakan oleh generasi muda, tetapi hal itu jauh dari kebenaran.

“Di New York dan di seluruh negeri, banyak anak muda yang meninggal atau terluka saat menghadapi tantangan berbahaya. Banyak juga yang merasa terpengaruh, cemas, dan depresi karena sifat adiktif dari TikTok,” tambah James.

Negara bagian lain yang juga menggugat TikTok adalah California, Illinois, Kentucky, Louisiana, Massachusetts, Mississippi, New Jersey, North Carolina, Oregon, South Carolina, Vermont, Washington, dan Washington, D.C.

Sementara itu, TikTok membantah tuduhan tersebut dan siap melawan tindakan hukum tersebut.

“Kami sangat tidak setuju dengan klaim tersebut, yang banyak di antaranya tidak akurat dan menyesatkan,''

“Kami mencoba bekerja sama dengan kejaksaan selama lebih dari dua tahun. Sangat mengecewakan bahwa mereka mengambil langkah ini alih-alih bekerja sama dengan kami untuk mencari solusi konstruktif terhadap tantangan industri secara luas,” katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved