Tengkorak Manusia Naga Bertanduk dari Abad 19 Menuai Kontroversi
Kamis, 10 Oktober 2024 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Rumah lelang tersebut menghadapi reaksi keras karena melelang tengkorak bertanduk tersebut. Forum Rekonsiliasi Naga (FNR) telah menyatakan ketidaksenangannya atas penjualan tengkorak tersebut, dengan menyebutnya sebagai praktik yang tidak manusiawi, di mana sisa-sisa leluhur Pribumi dijual untuk "para kolektor yang penasaran".
Kepala menteri Nagaland juga memperhatikan masalah tersebut dan mendesak pemerintah India untuk campur tangan dan menghentikannya.
"Pelelangan ini menyoroti impunitas yang dinikmati oleh keturunan penjajah Eropa saat mereka mengabadikan penggambaran rasis, kolonial, dan kekerasan terhadap orang Naga," kata FNR dalam sebuah pernyataan.
Harga panduan sebesar USD4.581 hingga USD5.235 ditetapkan untuk tengkorak bertanduk.
Pemulangan sisa-sisa manusia leluhur oleh negara-negara bekas jajahan telah menjadi topik utama di antara masyarakat Pribumi di seluruh dunia. Para ahli terkejut melihat sisa-sisa manusia dijual.
Kepala menteri Nagaland juga memperhatikan masalah tersebut dan mendesak pemerintah India untuk campur tangan dan menghentikannya.
"Pelelangan ini menyoroti impunitas yang dinikmati oleh keturunan penjajah Eropa saat mereka mengabadikan penggambaran rasis, kolonial, dan kekerasan terhadap orang Naga," kata FNR dalam sebuah pernyataan.
Harga panduan sebesar USD4.581 hingga USD5.235 ditetapkan untuk tengkorak bertanduk.
Pemulangan sisa-sisa manusia leluhur oleh negara-negara bekas jajahan telah menjadi topik utama di antara masyarakat Pribumi di seluruh dunia. Para ahli terkejut melihat sisa-sisa manusia dijual.
Lihat Juga :