Google Perkenalkan Cara Baru Mencari Informasi: dengan Merekam Video!
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 12:41 WIB
loading...
Fitur AI Overviews menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dengan kemudahan penggunaan kamera smartphone. Foto: Samsung
A
A
A
JAKARTA - Google kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia pencarian informasi. Raksasa teknologi ini meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mencari informasi di internet dengan merekam video.
Fitur ini, yang disebut "AI Overviews", menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dengan kemudahan penggunaan kamera smartphone.
Fitur ini akan tersedia secara global, namun saat peluncuran baru mendukung bahasa Inggris.
AI Google akan menganalisis video, mengidentifikasi ikan, menggabungkan informasi tersebut dengan pertanyaan Anda, dan menampilkan hasil pencarian yang relevan.
"Kita sekarang melihat AI dalam segala hal dan orang-orang terhubung paling baik dengan visual," katanya.
"Perkembangan terbaru ini semakin menunjukkan cara-cara baru untuk menghidupkan konten dengan sesuatu seperti pencarian yang merupakan salah satu tugas paling umum yang dilakukan di internet. Di sinilah ruang lingkup bagi AI untuk benar-benar kolaboratif dan menjadi inovator dalam kehidupan sehari-hari-kita berada di ambang AI menjadi personal dan unik berdasarkan pola dan kebiasaan penggunaan kita."
Selain itu, fitur ini juga dapat membuka peluang baru bagi para pembuat konten dan pengiklan. Dengan semakin banyak orang yang menggunakan video untuk mencari informasi, konten video akan menjadi semakin penting dalam strategi pemasaran digital.
Fitur ini, yang disebut "AI Overviews", menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dengan kemudahan penggunaan kamera smartphone.
Cara Kerja Pencarian Video
Dengan fitur pencarian video, pengguna Android dan iPhone di seluruh dunia dapat mengarahkan kamera mereka ke suatu objek, mengajukan pertanyaan tentang objek tersebut, dan mendapatkan hasil pencarian yang relevan.Fitur ini akan tersedia secara global, namun saat peluncuran baru mendukung bahasa Inggris.
Contoh Penggunaan
Liz Reid, Head of Search Google, memberikan contoh penggunaan fitur ini. Bayangkan Anda berada di akuarium dan ingin tahu mengapa sekelompok ikan berenang bersamaan. Alih-alih mencari ikan tersebut secara online dan mengetik pertanyaan, Anda cukup mengarahkan kamera, merekam video singkat, dan mengajukan pertanyaan dengan lantang.AI Google akan menganalisis video, mengidentifikasi ikan, menggabungkan informasi tersebut dengan pertanyaan Anda, dan menampilkan hasil pencarian yang relevan.
Analisis dan Implikasi
Fitur pencarian video ini merupakan langkah besar bagi Google dalam mengubah cara orang mencari informasi secara online. Paolo Pescatore, analis industri, menyebutnya sebagai "hal besar" bagi Google."Kita sekarang melihat AI dalam segala hal dan orang-orang terhubung paling baik dengan visual," katanya.
"Perkembangan terbaru ini semakin menunjukkan cara-cara baru untuk menghidupkan konten dengan sesuatu seperti pencarian yang merupakan salah satu tugas paling umum yang dilakukan di internet. Di sinilah ruang lingkup bagi AI untuk benar-benar kolaboratif dan menjadi inovator dalam kehidupan sehari-hari-kita berada di ambang AI menjadi personal dan unik berdasarkan pola dan kebiasaan penggunaan kita."
Dampak bagi Masa Depan Pencarian Informasi
Fitur pencarian video ini memiliki potensi untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Dengan kemudahan dan intuitivitasnya, fitur ini dapat membuat pencarian informasi menjadi lebih aksesibel bagi semua orang, termasuk mereka yang kurang terbiasa dengan pencarian teks tradisional.Selain itu, fitur ini juga dapat membuka peluang baru bagi para pembuat konten dan pengiklan. Dengan semakin banyak orang yang menggunakan video untuk mencari informasi, konten video akan menjadi semakin penting dalam strategi pemasaran digital.
Persaingan dengan OpenAI
Peluncuran fitur pencarian video ini juga menunjukkan bahwa Google terus berinovasi di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar pencarian informasi. Salah satu pesaing utama Google adalah OpenAI, pengembang ChatGPT, yang pada bulan Juli lalu mengumumkan uji coba fitur pencarian di dalam ChatGPT.Lihat Juga :