Lebihi Harapan yang Buat Bank Mandiri Kepincut Data Analytics ala Cloudera

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 10:31 WIB
loading...
Lebihi Harapan yang...
Bank Mandiri bersama Cloudera telah membangun platform Big Data sebagai Enterprise Information & Decision Platform. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejalan makin besarnya data di dunia, banyak perusahaan teknologi menawarkan solusinya kepada perusahaan yang memproduksi data. Tapi sedikit yang memberikan layanan melebihi harapan pemilik data.

Cloudera pun mencoba memberikan hal tersebut. Hasilnya, perusahaan solusi data cloud untuk enterprise tersebut sukses dipilih Bank Mandiri dalam memperkuat data analytics perusahaan melalui platform Cloudera. Jadilah platform Cloudera membantu BUMN itu mengelola lebih dari 100 juta rekaman data setiap harinya.
Lebihi Harapan yang Buat Bank Mandiri Kepincut Data Analytics ala Cloudera

Senior Vice President, Enterprise Data Management Group Bank Mandiri, Billie Setiawan. Foto/ist

Menurut Senior Vice President, Enterprise Data Management Group Bank Mandiri, Billie Setiawan, platform Cloudera dapat memperkuat ketahanan (resiliency) dan agility Bank Mandiri dalam menjaga perkembangan bisnis serta membantu mengelola dampak pandemi COVID-19.

“Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital yang dilakukan Bank Mandiri. Melalui platform ini, kami dapat mengembangkan insight berbasis data untuk beradaptasi secara cepat terhadap perubahan situasi," ucap Vincent.

Pada saat yang sama, pihaknya dapat memantau nasabah dan puluhan ribu pegawai agar tidak terpapar oleh COVID-19. Pandemik ini telah menciptakan tekanan yang signifikan terhadap perekonomian dan bisnis perbankan. "Meskipun demikian, pandemik telah menghadirkan sebuah Kenormalan Baru (New Normal) dan perubahan perilaku nasabah,” kata Billie.

Sementara itu, Country Manager Cloudera Indonesia, Fanly Tanto, menjelaskan, data atau insight merupakan komponen utama bagi perusahaan agar memiliki agility yang baik dalam mengatasi berbagai tantangan, terutama dampak dari Pandemik COVID-19.

“Bank Mandiri telah membuktikan bahwa pendekatan berbasis data memainkan peranan yang sangat krusial dalam mengatasi dampak COVID-19 terhadap bisnis perbankan dan para nasabah," ujarnya.
Lebihi Harapan yang Buat Bank Mandiri Kepincut Data Analytics ala Cloudera

Country Manager Cloudera Indonesia, Fanly Tanto. Foto/Ist

Dijelaskan Fanly, Platform Cloudera juga telah membantu Bank Mandiri mengarungi kompleksitas proses data, melakukan tata kelola data, dan melakukan analisis multifungsi di tengah perubahan situasi ini. Namun semua itu tanpa mengorbankan keamanan, tata-kelola, dan kepatuhan pada aturan yang berlaku.

Sebagai langkah ansitipasi, Bank Mandiri bersama Cloudera telah membangun platform Big Data sebagai Enterprise Information & Decision Platform. Dalam platform ini, Bank Mandiri membuat tiga fokus utama. Fokus pertama yaitu memantau likuiditas dan transaksi harian di 2.556 kantor cabang dan 2.236 jaringan mikro secara real-time.

Pemantauan ini bertujuan untuk mempertahankan layanan terbaik bagi nasabah dan menjaga agar transaksi tertata dengan baik. Semakin cepat dan mudah data dikumpulkan—seperti data penting tentang volume, value, dan frekuensi transaksi—hasilnya akan semakin efektif untuk pengambilan keputusan.

Data perubahan zona paparan COVID-19 juga dapat diketahui secara mudah dengan menggunakan platform big data ini. Dengan demikian, keputusan tentang operasional cabang, penyampaian informasi kepada para nasabah, serta laporan ke para pemangku kepentingan, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa semakin cepat.

Fokus kedua, lanjut dia, melakukan pemantauan status kesehatan 76.477 karyawan yang bekerja di 12 kantor regional, 90 kantor wilayah, dan 2.556 kantor cabang setiap hari. “Hanya dalam hitungan jam, dasbor pada platform ini dapat menentukan karyawan berisiko terpapar COVID-19 atau tidak dengan pengelolaan data terkait lokasi kerja (kantor atau rumah), jenis transportasi yang digunakan, maupun pola pergerakan mereka setiap hari. Dengan informasi ini, Bank Mandiri dapat mengambil keputusan berbasis data mengenai pengaturan tim dan meminimalisir risiko ribuan karyawannya terpapar COVID-19,” kata Billie.

Kemudian yang ketiga, mempercepat proses restrukturisasi pinjaman. Pada fokus ini, Bank Mandiri dapat mempertahankan service level agreement dengan para nasabah. Kemudian membangun analisis yang dapat mempercepat proses restrukturisasi pinjaman.

Ini yang Bank Mandiri Kepincut Cloudera
Bank Mandiri sudah bekerja sama dengan Cloudera sejak tahun 2014. Kemudian kolaborasi itu semakin ditingkatkan satu tahun kemudian.

"Cloudera memberikan layanan melebihi tarif yang dikenakan, terutama layanan pasca-pembelian solusinya. Mereka turun tangan langsung ketika ada masalah, Cloudera juga tak segan memberikan tips bagaimana memaksimalkan solusi yang ada untuk lebih dimaksimalkan lagi," puji Billie.

Ditanya harga, dia menegaskan, tarif yang dikenakan sangat kompetitif di pasaran. "Kami tentunya sebelum mengeksekusi menggunakan solusi apa, akan melakukan riset dan kemudian memutuskan mau pakai solusi apa. Setelah ditimbang, kami pilih Cloudera," imbuhnya.

Sementara itu, Fanny mengatakan, Cloudera memberikan layanan maksimal kepada kliennya. "Tim dan mitra kami siap membantu pelanggan untuk mengelola big data-nya. Ketika ada masalah semua siap turun ke lapangan, tapi ada juga yang dituntaskan secara remote. Yang jelas klien akan dilatih untuk dapat menggunakan solusi dengan benar dan memaksimalkannya," pungkasnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Buat Kamu yang Berpikiran...
Buat Kamu yang Berpikiran Negatif Terhadap Palestina, Simak Ini!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved