Hacker Bobol Sistem Keamanan NASA, Justru Diganjar Ucapan Terima Kasih dan Piagam Penghargaan

Rabu, 02 Oktober 2024 - 11:05 WIB
loading...
Hacker Bobol Sistem...
NASA justru mengapresiasi hacker yang berhasil menemukan celah di dalam sistem keamanan mereka. Foto: ist
A A A
AMERIKA - Seorang hacker independen berhasil membobol sistem keamanan NASA dan mengungkap celah kerentanan kritis.

Peretas yang tidak disebutkan namanya ini mengumumkan aksinya melalui platform X, mengklaim telah melaporkan masalah tersebut secara langsung kepada NASA setelah menemukannya.

“Saya meretas @NASA dan melaporkan beberapa kerentanan kepada mereka. Hari ini, saya menerima surat penghargaan dari mereka setelah mereka menambal celah tersebut!," tulisnya di X.

Menanggapi hal ini, NASA secara terbuka mengakui adanya kerentanan tersebut dan mengirimkan surat penghargaan kepada peretas tersebut.

Surat yang ditandatangani oleh Mark Witt, Kepala Kantor Informasi NASA, mengakui upaya peretas dalam mengidentifikasi kerentanan kritis dan membantu melindungi sistem NASA.

Badan antariksa tersebut menyatakan terima kasih atas peran peretas dalam menjaga “integritas dan ketersediaan” infrastruktur informasinya.

“Atas nama Administrasi Penerbangan dan Antariksa Nasional dan Kebijakan Pengungkapan Kerentanan (VDP) NASA, kami ingin memberikan penghargaan atas upaya Anda sebagai peneliti keamanan independen, baik dalam mengidentifikasi kerentanan yang Anda kirimkan dan karena mengikuti kebijakan dan pedoman VDP NASA dalam melaporkan hal ini kepada kami secara bertanggung jawab,” bunyi surat tersebut.

Aksi peretas ini menuai beragam komentar di X. Beberapa pengguna memuji pencapaiannya, sementara yang lain memuji NASA karena menghargai peneliti keamanan daripada menghukum mereka dengan tindakan hukum.

Baca Juga: Sederhana, Ini Tips Aman Anti Hacker dan Spyware untuk Smartphone

“Prestasi ini setidaknya sama berharganya dengan mendapatkan gelar," tulis seorang pengguna.

“NASA berbuat baik dengan memberi penghargaan kepada peneliti keamanan daripada menghukum mereka dengan tindakan hukum—itu benar-benar demi kepentingan terbaik mereka," komentar pengguna lain.

Di sisi lain, kapsul SpaceX Crew Dragon berhasil berlabuh di ISS dan akan membawa kembali astronot NASA Sunita Williams dan Butch Wilmore yang terdampar kembali ke Bumi pada Februari 2025.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved