Siphonophora: Koloni Kloning yang Lebih Panjang dari Paus Biru!

Rabu, 02 Oktober 2024 - 07:45 WIB
loading...
Siphonophora: Koloni...
Siphonophora adalah makhluk laut yang menakjubkan dengan adaptasi unik yang memungkinkan mereka bertahan hidup di kedalaman lautan. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Bayangkan makhluk laut yang panjangnya melebihi paus biru, hewan terbesar di Bumi. Ini adalah Siphonophora, koloni organisme kloningan yang hidup di kedalaman lautan!

Lautan menyimpan begitu banyak misteri, dan salah satunya adalah Siphonophora. Makhluk ini mungkin terdengar asing di telinga, tetapi keunikannya dijamin akan membuat tercengang.

Berbentuk Panjang Seperti Tali

Siphonophora adalah kelompok hewan laut yang terdiri dari 175 spesies. Mereka hidup di kedalaman lautan di seluruh dunia, meskipun tidak semua spesies ditemukan di setiap lautan. Banyak Siphonophora berbentuk panjang dan seperti tali, tetapi beberapa, seperti Portuguese man o'war (Physalia physalis) yang berbisa, menyerupai ubur-ubur.

Meski tampak seperti satu hewan, Siphonophora sebenarnya adalah koloni yang terdiri dari organisme individu yang disebut "zooid".

Setiap zooid memiliki fungsi yang berbeda dalam koloni, meskipun secara genetik identik. Ada yang bertugas menangkap mangsa dan mencerna makanan, sementara yang lain memungkinkan koloni untuk bereproduksi atau berenang.

Sebuah zooid individu tidak dapat bertahan hidup sendiri karena mereka mengkhususkan diri pada satu fungsi, sehingga mereka saling bergantung untuk membentuk "tubuh".

Bagaimana Siphonophora Tumbuh?

Siphonophora berkembang dari satu zooid yang menetas dari telur yang telah dibuahi. Zooid pertama ini mengembangkan zona pertumbuhan, dari mana zooid baru tumbuh.

Siphonophora mereplikasi diri secara aseksual untuk menciptakan lebih banyak zooid. Proses ini berlanjut sehingga membentuk koloni yang panjang dan kompleks.

Predator Ulung dengan Tentakel Berbisa
Siphonophora: Koloni Kloning yang Lebih Panjang dari Paus Biru!

Siphonophora memakan berbagai hewan laut kecil, termasuk plankton, ikan, dan krustasea kecil. Spesies yang menggunakan racun untuk menangkap mangsa memiliki zooid yang berisi tentakel kecil tetapi mematikan yang mengandung racun yang melumpuhkan.

Untuk berburu, mereka melemparkan jaring tentakel mereka untuk menyengat mangsa dan melumpuhkannya, sebelum menarik makanan ke dalam mulut mereka.

Siphonophora Raksasa dan "Spiral Kematian"

Pada 2020, ahli biologi laut di Australia barat menemukan Siphonophora raksasa (Praya dubia) sepanjang 46 meter dalam “spiral kematian” yang menjebak mangsa dengan mudah karena ukurannya yang masif.

Spiral tersebut terbentuk ketika Siphonophora berenang dalam lingkaran, menciptakan pusaran yang menarik mangsa ke dalam jangkauan tentakel berbisa mereka.

Bioluminesensi: Cahaya Mematikan di Kegelapan

Banyak Siphonophora juga bioluminesen dan menghasilkan cahaya melalui reaksi kimia untuk menarik mangsa.

Meskipun sebagian besar spesies berpendar hijau atau biru, satu spesies Siphonophora dari genus Erenna adalah invertebrata laut pertama yang ditemukan memancarkan cahaya merah.

Bioluminesensi merah sangat jarang karena panjang gelombang cahaya biru dan hijau yang pendek menempuh jarak yang lebih jauh di laut dan lebih membantu hewan laut secara evolusioner.

Menurut studi pada 2005 yang diterbitkan dalam jurnal Science oleh ahli biologi laut Steven Haddock dari Monterey Bay Aquarium Research Institute, cahaya merah ini dapat membantu menarik ikan karena mereka menganggapnya sebagai cahaya merah yang berasal dari alga di perut mangsa seperti copepoda.

Mangsa dan Predator

Siphonophora sering diburu oleh penyu atau ikan besar. Namun, beberapa spesies dapat menggunakan tentakel penyengat mereka untuk mempertahankan diri dari predator ini. Makhluk ini juga diburu oleh krustasea kecil dan transparan yang disebut phronima, atau kutu pram.

Baca Juga: Temuan Tengkorak Monster Laut Raksasa Pecahkan Rekor Dunia

Fakta Unik tentang Siphonophora:

- Siphonophora terbesar yang pernah ditemukan memiliki panjang 46 meter, lebih panjang dari paus biru!

- Beberapa Siphonophora dapat menghasilkan cahaya merah, yang sangat jarang ditemukan pada hewan laut.

- Siphonophora adalah koloni organisme kloningan yang bekerja sama untuk bertahan hidup.

- Setiap zooid dalam koloni Siphonophora memiliki fungsiyangspesifik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Ribuan Pengunjung Serbu...
Ribuan Pengunjung Serbu Pameran Bahari MAX 2026 di Balai Kartini
Proyek Giant Sea Wall...
Proyek Giant Sea Wall Dibangun Bertahap, Dimulai dari Pantura
Rekomendasi
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved