Ilmuwan Temukan Gunung Berapi Muntahkan Emas di Antartika

Senin, 30 September 2024 - 14:00 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Gunung...
Gunung Erebus tertutup es dan salju, tetapi bagian dalamnya berisi danau lava cair yang sangat panas. Foto/Ladbible
A A A
JAKARTA - Para ilmuwan menemukan gunung berapi unik yang melontarkan debu emas di Antartika. Gunung Erebus ini sejatinya telah ditemukan pada tahun 1841 oleh Kapten Sir James Clark Ross, namun fenomena uniknya baru diketahui baru-baru ini.

Dilansir dari Ladbible, Senin (30/9/2024) gunung Erebus tertutup es dan salju, tetapi bagian dalamnya berisi danau lava cair yang sangat panas yang telah memuntahkan berbagai hal selama lebih dari 50 tahun.

Conor Bacon dari Lamont-Doherty Earth Observatory, Columbia University, mengatakan kejadian ini terbilang sangat langka. "Ini sebenarnya cukup langka, karena membutuhkan beberapa kondisi yang sangat spesifik untuk dipenuhi untuk memastikan permukaan tidak pernah membeku," katanya.

Ilmuwan Temukan Gunung Berapi Muntahkan Emas di Antartika


Para ahli juga telah menemukan selama episode aktivitas vulkanik sebelumnya bahwa Erebus telah memuntahkan bom vulkanik, yang merupakan batu besar dari batu yang sebagian meleleh.

Baca Juga: Temuan Gunung Emas di Kongo, Benarkah Ini Pertanda Dekatnya Kiamat?

Berdiri di ketinggian 3.794 meter, Gunung Erebus secara teratur mengeluarkan gas dan uap, yang sarat dengan kristal emas logam kecil yang hanya berukuran 20 mikrometer, yaitu 0,02 milimeter. Mungkin jumlahnya sedikit setiap kali, tetapi melalui satu hari, ia mengeluarkan sekitar 80 gram butiran emas, yang diperkirakan bernilai total USD6.000 atau Rp92 juta.

Ilmuwan Temukan Gunung Berapi Muntahkan Emas di Antartika


Debu emas ini dibawa oleh gas, yang suhunya 1000 °C, ke permukaan, mengkristal pada permukaan kerak lava karena lingkungannya. Partikel emas disinyalir bergerak melalui udara, karena debu emas telah terdeteksi sejauh 621 mil dari gunung berapi.

Baca Juga: Lebih Berharga dari Gunung Emas, Berlian Pink Terbesar di Dunia Ditemukan

Philip Kyle dari New Mexico Institute of Mining and Technology mengungkapkan pembentukan emas hanya berkat sifat gunung berapi yang tenang dibandingkan dengan gunung berapi aktif lainnya.

Gunung Erebus mengeluarkan gas secara perlahan, sehingga partikel emas memiliki waktu untuk perlahan-lahan membentuk kristal, bukannya letusan yang tidak menentu. Pada gunung berapi dengan jenis letusan ini, hal itu akan mustahil terjadi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Gunung Berapi Purba...
Gunung Berapi Purba Etiopia Meletus setelah 12.000 Tahun Tertidur
Gunung Berapi Islandia...
Gunung Berapi Islandia Meletus untuk ke-12 Kalinya dalam 4 Tahun
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved