Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Sabtu, 28 September 2024 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Setelah proses hipoksia selesai, kapsul yang dapat terurai secara hayati dapat dilepas dari dasar mesin, memungkinkannya untuk berfungsi sebagai peti mati individu yang telah meninggal.
Exit International milik Nitschke, yang memiliki Sarco, adalah organisasi nirlaba yang didanai oleh sumbangan, dengan pengguna hanya membayar 18 franc Swiss (sekitar Rs 1.769) untuk nitrogen.
Baca Juga: Swiss akan Usir Ratusan Ilmuwan Rusia dari Laboratorium Fisika Partikel CERN
Kerangka hukum ini telah menjadikan Swiss sebagai tujuan "wisata kematian" yang terkenal, menarik individu dari seluruh dunia yang mencari hak untuk mengakhiri hidup mereka dengan cara mereka sendiri, lapor Reuters.
Penggunaan kapsul bunuh diri Sarco telah menyebabkan perdebatan baru tentang etika dan legalitas eutanasia tidak hanya di Swiss tetapi diseluruhdunia.
Exit International milik Nitschke, yang memiliki Sarco, adalah organisasi nirlaba yang didanai oleh sumbangan, dengan pengguna hanya membayar 18 franc Swiss (sekitar Rs 1.769) untuk nitrogen.
Legalitasnya di Swiss
Swiss telah mengizinkan bunuh diri yang dibantu sejak tahun 1940-an, dengan mengatakan bahwa mereka yang membantu tidak boleh memiliki kepentingan langsung dalam kematian individu tersebut.Baca Juga: Swiss akan Usir Ratusan Ilmuwan Rusia dari Laboratorium Fisika Partikel CERN
Kerangka hukum ini telah menjadikan Swiss sebagai tujuan "wisata kematian" yang terkenal, menarik individu dari seluruh dunia yang mencari hak untuk mengakhiri hidup mereka dengan cara mereka sendiri, lapor Reuters.
Penggunaan kapsul bunuh diri Sarco telah menyebabkan perdebatan baru tentang etika dan legalitas eutanasia tidak hanya di Swiss tetapi diseluruhdunia.
(dan)
Lihat Juga :