Benarkah Bom Pager Hizbullah Diproduksi di Taiwan?

Kamis, 19 September 2024 - 18:16 WIB
loading...
A A A
Perusahaan tersebut menolak berkomentar lebih lanjut, mengutip penyelidikan yang sedang berlangsung. "Kami telah menugaskan kasus ini kepada kepala jaksa tim keamanan nasional untuk diselidiki secara aktif. Kantor kami akan mengklarifikasi fakta-fakta kasus ini sesegera mungkin," kata Kantor Jaksa Penuntut Distrik Shilin Taipei dalam sebuah pernyataan.

"Jika ada pelanggaran hukum, hal itu akan dihukum dengan berat sesuai dengan hukum," tambah kantor tersebut.

Kementerian urusan ekonomi Taiwan mengatakan pager Gold Apollo yang dibuat di Taiwan hanya memiliki fungsi penerima dan kapasitas baterai bawaannyasekitar seperti baterai AA biasa yang tidak mungkin meledak untuk menyebabkan kematian atau cedera.

"Setelah meninjau laporan media dan gambar, kami pikir sangat dipertanyakan bahwa (model yang digunakan) adalah produk perusahaan," kata kementerian tersebut, menambahkan bahwa tidak ada catatan tentang perusahaan tersebut mengekspor langsung ke Lebanon.

Sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa "pager yang meledak terkait dengan pengiriman yang baru-baru ini diimpor oleh Hizbullah dari 1.000 perangkat yang tampaknya telah disabotase di sumbernya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Belajar dari Iran, Hizbullah...
Belajar dari Iran, Hizbullah Ciptakan Drone Murah untuk Serang Israel
Ini Kecanggihan Bom...
Ini Kecanggihan Bom GBU-57 AS yang Diragukan Trump Bisa Hancurkan Iran
Spesifikasi Bom MK-84,...
Spesifikasi Bom MK-84, Bom Seberat 1 ton yang Dikirim Trump untuk Israel
Ancaman Bom Palsu Bertebaran...
Ancaman Bom Palsu Bertebaran di Medsos, Jagat Maya India Siaga 1
Imbas Serangan Israel,...
Imbas Serangan Israel, Emirates Larang Penumpang Bawa Pager dan Walkie-Talkie
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Rekomendasi
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved