Minta Dihidupkan Kembali, Mayat asal Inggris Diterbangkan ke AS

Selasa, 17 September 2024 - 16:33 WIB
loading...
Minta Dihidupkan Kembali,...
Mayat asal Inggris minta dihidupkan kembali. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Jasad seorang pasien kanker Inggris diterbangkan sejauh 3.750 mil ke AS setelah kematiannya yang sah dan dibekukan dalam-dalam dengan harapan dapat dibangunkan kembali di masa depan.

BACA JUGA - 2 Teknologi yang Menyamai Kemampuan Dajjal dan Benar-benar Terjadi

Pria berusia 50 tahun itu telah mendaftar dalam skema krionika yang menawarkan kepada para anggotanya kesempatan untuk ‘hidup kedua’ melalui ‘penyimpanan jangka panjang’ di Michigan, AS.

Jasadnya dikemas dalam es kering di rumah duka di London, Inggris, sebelum dibawa ke Cryonics Institute (CI) sesuai dengan keinginannya.

Menurut laporan kasus dari CI, pria yang ingin mempersiapkan masa depan ini, berada dalam perawatan rumah sakit pada saat kematiannya.

Jasadnya juga diperfusi, yaitu proses penggantian darah dan air dengan campuran krioproteksi khusus yang menghentikan pembentukan es untuk membantu pengawetan.

Setelah pengaturan dilakukan, pasien CI diangkut dengan es kering ke Bandara Metro Detroit dan dipindahkan ke fasilitas tersebut, yang terletak di sebelah utara kota.

Rincian kriopreservasi disertakan dalam kasus-kasus terbaru yang dirilis oleh lembaga tersebut setelah kematian pria yang tidak disebutkan namanya pada tanggal 29 Februari.

Dalam proses CI, jenazah ditempatkan dalam ‘kriostat’ besar dan dibekukan dalam nitrogen cair pada suhu –196C dengan harapan bahwa teknologi masa depan dapat menghasilkan kehidupan kedua serta penyembuhan untuk kondisi yang mungkin telah menyebabkan kematian klinis.

Seperti dilansir dari Metro, Yayasan Alcor Life Extension Foundation mengawetkan setidaknya 199 manusia di dalam tangki berisi nitrogen cair yang mana orang-orang ini disebutnya sebagai "pasien", bukan mayat yang diawetkan.

Orang-orang yang diawetkan adalah orang-orang yang sakit parah karena kanker, ALS, atau penyakit lain yang belum ada obatnya di masa sekarang. Yayasan mengungkap salah satu pasiennya bernama Matheryn Naovaratpong.

Menariknya, proses pengawetan ini juga menarik perhatian tokoh terkenal, misalnya saja Paris Hilton yang dilaporkan telah mendaftar untuk diawetkan. Kemudian ada America's Got Talent, Simon Coldwell, yang secara terbuka mengumumkan keanggotaannya pada tahun 2011 silam.

Desas-desus juga menyebut bahwa Walt Disney dibekukan di Alcor Life Extension Foundation, tetapi itu dibantah oleh keluarganya sendiri. Pemain bisbol legendaris, Ted Williams, yang meninggal pada 2002 juga saat ini menjadi salah satu pasien Alcor.

"Kami datang pada tahap di mana dokter hari ini telah menyerah. Obat-obatan dan teknologi saat ini tidak cukup untuk membuat Anda terus maju. Tapi kami mengatakan alih-alih hanya mengubur pasien, lebih baik berikan kepada kami," kata CEO Alcor Life Extension Foundation, Max More.

"Kami akan menstabilkan mereka, menghentikan mereka menjadi lebih buruk, dan menahan mereka selama yang dibutuhkan teknologi untuk mengejar dan memungkinkan mereka untuk hidup kembali dan terus hidup," katanya.

Natasha Vita-More, futuris dan penulis yang menikah dengan Max Moore, adalah salah satu dari 1.392 pasien yang masih hidup. Vita-More terdaftar untuk menjadi 'neurospended', artinya hanya otaknya yang akan diawetkan dengan kriopreservasi.

"Penyakit atau cedera disembuhkan atau diperbaiki dengn teknologi masa depan, dan orang tersebut memiliki tubuh baru yang dikloningatau tubuh mereka dihidupkan kembali dan bertemu dengan teman-teman mereka lagi," lanjut More.

Alcor Life Extension Foundation sendiri mengenakan biaya sekitar USD200.000 atau setara Rp 3 miliar untuk layanan pembekuan tubuh dan USD80.000 atau Rp 1,2 miliar untuk mengawetkan otak. Meski demikian, tidak ada jaminan bahwa di masa depan pasien bisa hidup kembali.

Yayasan mengatakan semua ini betgantung pada teknologi masa depan apakah bisa mrnghidupkan orang kembali atau tidak. Ia mebgatakan bahwa bagiannya hanya mengawetkan mayat saja.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved