Pesawat Luar Angkasa China Kembali ke Bumi, Misinya Penuh Rahasia
Senin, 09 September 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Diam-diam China Kembangkan Pesawat untuk Transportasi Luar Angkasa
Misi ketiga dimulai pada 14 Desember 2023, ketika diluncurkan di atas roket pembawa Long March 2F. terlihat pesawat ruang angkasa menyebarkan enam objek misteri ke orbit dan tampaknya memancarkan berbagai sinyal. Pada Mei 2024, kembali melepaskan sebuah objek yang belum pernah diidentifikasi.
Misi perdananya terjadi pada 2021, dan berada di orbit hanya selama dua hari. Misi keduanya berada di orbit pada Agustus 2022 ketika menghabiskan 276 hari di luar angkasa.
Amerika Serikat juga memiliki pesawat luar angkasa serupa berjenis Boeing X-37. Pesawat ini sedang dikembangkan oleh Angkatan Luar Angkasa untuk melakukan banyak misi. Pada Desember 2023 pesawat ini mengangkasa untuk misi ketujuhnya yang masih berlangsung. Pesawat ini juga memegang rekor misi dengan durasi terpanjang, menghabiskan 908 hari di luar angkasa pada penerbangan keenamnya.
Misi ketiga dimulai pada 14 Desember 2023, ketika diluncurkan di atas roket pembawa Long March 2F. terlihat pesawat ruang angkasa menyebarkan enam objek misteri ke orbit dan tampaknya memancarkan berbagai sinyal. Pada Mei 2024, kembali melepaskan sebuah objek yang belum pernah diidentifikasi.
Misi perdananya terjadi pada 2021, dan berada di orbit hanya selama dua hari. Misi keduanya berada di orbit pada Agustus 2022 ketika menghabiskan 276 hari di luar angkasa.
Amerika Serikat juga memiliki pesawat luar angkasa serupa berjenis Boeing X-37. Pesawat ini sedang dikembangkan oleh Angkatan Luar Angkasa untuk melakukan banyak misi. Pada Desember 2023 pesawat ini mengangkasa untuk misi ketujuhnya yang masih berlangsung. Pesawat ini juga memegang rekor misi dengan durasi terpanjang, menghabiskan 908 hari di luar angkasa pada penerbangan keenamnya.
(msf)
Lihat Juga :