Teknologi GPS di Bulan, Menjamin Astronot Tak Tersesat

Sabtu, 07 September 2024 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Program Artemis yang dipimpin NASA, misalnya, bertujuan mengirimkan astronot ke kutub selatan bulan, serta membutuhkan komunikasi andal dan layanan lokasi yang presisi. China juga berencana mengirim kru ke bulan dekade ini, sementara berbagai entitas pemerintah dan swasta lainnya juga akan mengirim penjelajah robotik ke permukaan bulan.

Sektor luar angkasa komersial juga mencari peluang di ekonomi bulan yang baru, seperti penambangan sumber daya, manufaktur gravitasi rendah, penelitian ilmiah, atau pariwisata. Misi bulan masa lalu bergantung pada relay dasar untuk berkomunikasi dan menavigasi, tetapi eksplorasi bulan di masa depan memerlukan sistem satelit yang mampu mencakup seluruh permukaan bulan—atau setidaknya sebagian dari itu.

“GPS telah menjadi tulang punggung ekonomi kita di Bumi,” kata Cheryl Gramling, seorang insinyur kedirgantaraan yang memimpin pengembangan PNT dan standar bulan di NASA dilansir Wired, Sabtu (7/9/2024).

Sistem navigasi satelit di bulan akan sangat membantu dalam sistem pendaratan, pemanfaatan sumber daya, dan perencanaan jalur. Fokus awalnya di kutub selatan bulan karena misi-misi yang direncanakan di sana. Namun, cakupan seluruh permukaan bulan mungkin menjadi tujuan jangka panjang.

Baca Juga: Cetak Sejarah, Pesawat Luar Angkasa Jepang Mendarat di Bulan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Keren! Usai Gerbang...
Keren! Usai Gerbang Pintar, RT 11 Gandaria Utara Pasang GPS Lawan Curanmor
Rekomendasi
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Berita Terkini
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved