Studi Terbaru Ungkap Gunung Berapi Bulan Masih Aktif saat Dinosaurus Merajai Bumi
Jum'at, 06 September 2024 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
"Ini sedikit tidak terduga," kata Julie Stopar, seorang ilmuwan senior di Lunar and Planetary Institute yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
Gambar-gambar dari NASA Lunar Reconnaissance Orbiter pada 2014 juga telah menunjukkan kemungkinan adanya aktivitas vulkanik lebih baru.
Manik-manik kaca tersebut adalah bukti fisik pertama, kata Stopar, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi asal-usulnya.
Sampel Chang'e 5 adalah batuan bulan pertama yang dibawa ke Bumi. Terakhir kali batuan bulan dibawah ke bumi dilakukan oleh astronot Apollo NASA dan pesawat ruang angkasa Uni Soviet pada 1970-an. Pada bulan Juni, China juga berhasil membawa kembali sampel dari sisi terjauh bulan.
Penelitian ini dapat membantu memahami berapa lama planet kecil dan bulan - termasuk bulan itu sendiri - dapat tetap aktif secara vulkanik, kata He Yuyang, salah satu penulis studi dari Chinese Academy of Sciences.
Gambar-gambar dari NASA Lunar Reconnaissance Orbiter pada 2014 juga telah menunjukkan kemungkinan adanya aktivitas vulkanik lebih baru.
Manik-manik kaca tersebut adalah bukti fisik pertama, kata Stopar, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi asal-usulnya.
Sampel Chang'e 5 adalah batuan bulan pertama yang dibawa ke Bumi. Terakhir kali batuan bulan dibawah ke bumi dilakukan oleh astronot Apollo NASA dan pesawat ruang angkasa Uni Soviet pada 1970-an. Pada bulan Juni, China juga berhasil membawa kembali sampel dari sisi terjauh bulan.
Penelitian ini dapat membantu memahami berapa lama planet kecil dan bulan - termasuk bulan itu sendiri - dapat tetap aktif secara vulkanik, kata He Yuyang, salah satu penulis studi dari Chinese Academy of Sciences.
Lihat Juga :