TikTok Bikin Gerah Israel, Ini Penyebabnya

Rabu, 21 Agustus 2024 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Salah satu contoh yang dimaksud adalah video yang diunggah di TikTok pada bulan Desember yang mengklaim jumlah kematian di Gaza adalah 17 ribu dan 45% di antaranya adalah anak-anak - angka yang dibantah oleh Israel.

Pengguna melaporkan ke TikTok bahwa ini adalah informasi yang salah dan meminta untuk menghapus video tersebut. TikTok memutuskan informasi tersebut tidak salah dan menyatakan alasan mereka berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas dan Al Jazeera.

"TikTok telah dibajak oleh tim internal yang disebut Trust and Safety, yang memiliki banyak pendukung Hamas, dan mereka yang memiliki pandangan ekstremis," kutip N12 dari Barak Hershkowitz, ahli kesadaran informasi dan penghubung antara aplikasi dan pemerintah Israel.

"Orang-orang ini seharusnya menjadi yang paling adil, tidak berpihak secara politik, dan paling transparan. Dan pada akhirnya, dengan keputusan kecil mereka, mereka membiasakan platform dan liputannya, serta menyajikan representasi palsu yang ditunjukkan kepada orang-orang muda Eropa dan Amerika."

Video lain yang disetujui oleh peninjau konten TikTok mengklaim bahwa Hamas bukanlah organisasi teroris. Pengguna melaporkan kepada perusahaan bahwa informasi tersebut salah, tetapi karyawan departemen menentukan hal itu tidak salah. Alasan mereka? "Beberapa negara mendefinisikan Hamas sebagai organisasi teroris, dan beberapa tidak. Klaim tersebut adalah pendapat."

Baca Juga: Soal Palestina - Israel, TikTok Mulai Ikut-Ikutan Facebook

Namun, ketika pengguna meminta peninjau fakta TikTok untuk menolak video yang menyatakan Zionisme sama dengan Nazisme, mereka memutuskan untuk tidak melakukannya. "Produk akhir, bagi pengguna yang menggunakan TikTok, sepenuhnya bias dan secara mendasar anti-Israel," kata karyawan Israel di perusahaan tersebut.

Video lain yang diunggah ke TikTok menyebarkan kebohongan bahwa orang Israel adalah pelaku pemerkosaan dan pembakaran orang pada 7 Oktober dan bukan Hamas. Meskipun demikian, platform memutuskan informasi tersebut masih bisa diperdebatkan dan memutuskan untuk tidak menghapusnya dan membiarkannya menjangkau pemirsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Berita Terkini
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved