Ilmuwan Ingatkan Ancaman Bom Merkuri Raksasa di Arktik

Rabu, 21 Agustus 2024 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Proses ini memasukkan sedimen yang mengandung merkuri ke dalam air. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Environmental Research Letters mengungkapkan bahwa merkuri kemungkinan terperangkap dalam permafrost selama ribuan tahun.

Dampak Kesehatan dan Lingkungan Jangka Panjang


Meskipun ancaman langsung terhadap air minum minimal, penelitian ini memeringatkan tentang bahaya kumulatif. Ketika merkuri menumpuk dalam rantai makanan melalui ikan dan satwa liar, komunitas Arktik dapat menghadapi konsekuensi kesehatan yang parah.

Baca Juga: 6 Ikan yang Mengandung Merkuri, Ini Bahayanya Jika Dikonsumsi Berlebihan

"Paparan selama puluhan tahun, terutama dengan peningkatan kadar, dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan dan kesehatan manusia," kata peneliti Isabel Smith.

Lebih dari 5 juta orang tinggal di wilayah Arktik, maka potensi dampak dari pelepasan racun ini dapat meningkat seiring waktu, menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan ekosistem dan kehidupan manusia.

Arktik mencair lebih cepat dari yang diperkirakan, menyebabkan kenaikan permukaan laut dan hari yang lebih panjang.Studi terbaru menunjukkan lapisan es Greenland tidak stabil dan dapat membahayakan 400 juta orang akibat banjir.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Subuh ke Magrib hanya...
Subuh ke Magrib hanya 1 Jam, Puasa di Murmansk Cuma 60 Menit
Berapa Persen Es Kutub...
Berapa Persen Es Kutub Utara yang Sudah Mencair? Mencapai Lebih dari 90 Persen
Kutub Utara Bergeser,...
Kutub Utara Bergeser, GPS dan Sinterklas Perlu Kalibrasi Ulang!
Ilmuwan Temukan Dunia...
Ilmuwan Temukan Dunia Lain di Dasar Laut Kutub Utara
Pelaut Memakan Daging...
Pelaut Memakan Daging Temannya untuk Bertahan Hidup di Kutub Utara
Ilmuwan Temukan Es Tertua...
Ilmuwan Temukan Es Tertua di Dunia Berusia 1.500 Juta Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
Rekomendasi
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved