Temuan Baru, Bintang Utara Ternyata Punya Bintik dan Pendamping Tersembunyi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 06:22 WIB
loading...
Temuan Baru, Bintang...
Polaris sebenarnya adalah sistem beberapa bintang, dengan bintang utama Polaris Aa. Foto/Studyfinds
A A A
JAKARTA - Para astronom berhasil mengungkap sejumlah fakta baru yang mengejutkan tentang bintang utara atau polaris. Bintang ini terkenal karena selama berabad-abad menjadi panduan bagi para pelaut sebagai penunjuk arah.

Dalam studi terbaru yang dipublikasikan di The Astrophysical Journal, para astronom menemukan Polaris lebih terang. Selain itu, para peneliti mendeteksi tanda-tanda "bintik bintang" di permukaan Polaris – wilayah yang lebih gelap dan lebih dingin mirip dengan bintik matahari serta keberadaan bintang pendamping.

Dilansir dari Studyfinds, Rabu (21/8/2024), Polaris dikenal sebagai bintang variabel Cepheid, jenis bintang yang berdenyut secara teratur, berubah dalam kecerahan. Pulsasi ini membuat variabel Cepheid penting untuk mengukur jarak di alam semesta. Dengan lebih memahami Polaris, para astronom dapat menyempurnakan pengukuran jarak kosmik dan mendapatkan wawasan baru tentang cara kerja galaksi dan sekitarnya.

Baca Juga: Nama-Nama Rasi Bintang dalam Bahasa Arab, Berguna untuk Navigasi dan Petunjuk Arah

Polaris sebenarnya adalah sistem beberapa bintang, dengan bintang utama (Polaris Aa) diorbit oleh pendamping yang lebih kecil (Polaris Ab) setiap 30 tahun. Studi ini berfokus pada pengukuran orbit dan massa kedua bintang ini dengan tepat. Tim yang dipimpin oleh Nancy Remage Evans dari Smithsonian Astrophysical Observatory dan rekan-rekannya menggunakan kombinasi teknik untuk mengamati Polaris selama beberapa tahun.

Salah satu metode utama adalah interferometri, yang menggabungkan cahaya dari beberapa teleskop untuk menciptakan gambar ultra tajam.

Baca Juga: Misteri Lubang Hitam Menurut Al Quran, Disebut Sebagai Kuburan Bintang-bintang

Para peneliti menggunakan CHARA Array, instalasi enam teleskop di California, untuk mengamati Polaris dari tahun 2016 hingga 2021. Mereka juga menganalisis data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dan menggunakan teknik yang disebut interferometri bintik di Observatorium Apache Point.

Dengan melacak pergerakan Polaris Ab mengelilingi Polaris Aa, tim dapat menghitung massa bintang utama. Mereka menemukan Polaris Aa memiliki massa sekitar 5,13 kali massa Matahari, dengan ketidakpastian hanya 5%. Ini lebih besar dari perkiraan sebelumnya dan memberikan data penting untuk menguji teori tentang bagaimana bintang berevolusi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Sosok Renaldy Pujiansyah:...
Sosok Renaldy Pujiansyah: Bangun Sistem, Gerakkan Bisnis, dan Bawa Visi Besar Industri Kreatif Indonesia
Kisah Zhafif, Siswa...
Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved