Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan

Kamis, 15 Agustus 2024 - 12:43 WIB
loading...
Software Autocad Hadirkan...
Teknologi Peta 3D dalam penerbangan. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Teknologi peta 3D telah menjadi bagian integral dalam industri penerbangan modern, memberikan sejumlah manfaat dan aplikasi yang penting bagi keselamatan, efisiensi, dan pengalaman pengguna.

Dan dalam rangka menyambut HUT RI ke-79, Yayasan Cahayatama Indonesia Foundation (CTIF) berkolaborasi dengan Kementerian ATR BPN, menerima CSR Pendidikan dari Autodesk ASEAN.

BACA JUGA - Israel-Maroko Dikabarkan Akan Luncurkan Penerbangan Langsung

CSR ini berupa software Autocad untuk putra-putri terbaik Indonesia, temasuk nantinya juga untuk putra-putri di daerah 3T (Daerah tertinggal, terdepan, dan terluar).

"Dalam setiap program yang kami jalankan, kami senantiasa mengutamakan kolaborasi dan inovasi." tuturKetua Umum CTIF, Nanny Hadi Tjahjanto Kamis (15/8/2024).

Hanny Handayani selaku Ketua Harian menambahkan, melalui pendekatan yang berbasis pada kebutuhan dan partisipatif, CTIF berkomitmen untuk memberikan dukungan yang holistik dan berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk pendidikan berkualitas bagi putra-putri terbaik Indonesia.

Untuk pilot project, kata Hanny, software Autocad dan pelatihannya akan diuji-cobakan di SMA Pradita Dirgantara Boyolali Jawa Tengan dan Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.

Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Ir. Virgo Eresta Jaya, M.Eng., Sc. Yang mendampingi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto Dalam acara tersebut menjelaskan bahwa ATR BPN dan Autodesk telah lama berkolaborasi untuk menunjang kerja pelayanan BPN kepada masyarakat, khususnya terkait pemetaan, pengukuran dan penerbitan sertifikat.

Virgo Eresta Jaya menyampaikan, setelah seluruh tanah tersertifikat, langkah berikutnya BPN akan menjalankan program pemetaan dan pengukuran 3Dimensi. BPN berharap, kolaborasi dengan Autodesk tetap berlanjut di masa depan untuk memenuhi kebutuhan peta 3 Dimensi. BPN akan menjalankan program peningkatan kapasitas SDM untuk memenuhi kebutuhan peta 3D tersebut, tentunya dengan dukungan teknologi dari Autodesk.

"Untuk merealisasikan peningkatan kapasitas putra terbaik Indonesia, maka CSR Pendidikan berupa software Autocad dari Autodesk ASEAN adalah wujud nyata dari implementasi human capital ini," kata Virgo.

Sementara itu, Managing Director Autodesk ASEAN, Ivy Rainer menuturkan bahwa Autodesk berkomitmen untuk hadir di Indonesia dan akan menjadi mitra jangka panjang untuk bekerja sama tidak hanya dengan ATR-BPN tetapi juga dengan K/L lainnya,

“Kami menyediakan jutaan lisensi pendidikan secara global untuk semua universitas, dan kami ingin hal yang sama juga berlaku di Indonesia," ungkap Ivy.

Lebih lanjut lagi, Territory Account Sales Executive – ASEAN Karen Loh menjelaskan, Autodesk adalah penyedia perangkat lunak berbasis 3D untuk desain, hiburan dan rekayasa.

Chief of Representative, Supardi menambahkan, perangkat lunak Autodesk dipergunakan secara luas di berbagai industri dan institusi baik penerintah maupun swasta. Hal senada juga disampaikan oleh Ifan Setya Efendi selaku Territory Account Sales Executive, bahwa Penggunaan solusi dari Autodesk meliputi sektor konstruksi, manufaktur, hiburan multimedia hingga desain produk.

Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Rachma Fitriati, mengapresiasi CSR Pendidikan ini. Rachma menilai sudah sangat tepat kolaborasi antara CTIF, ATR-BPN dan Autodesk ASEAN.

Hal ini sejalan dengan prioritas program pertama dari Asta Cita Presiden RI terpilih 2024-2029, tentang penguatan sistem peningkatan kualitas SDM di Indonesia dengan fokus pada meningkatkan kerjasama lembaga pendidikan, pemerintah dan industri untuk peningkatan pemanfaatan digital dan teknologi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airbus Berniat Tak Menggunakan...
Airbus Berniat Tak Menggunakan AWS, Google, dan Microsoft pada Sistem Navigasi
ANA Kembali Izinkan...
ANA Kembali Izinkan Airbus A320 Terbang setelah Sistem Navigasi Diganti
Airbus Tuduh Radiasi...
Airbus Tuduh Radiasi Matahari Pemicu Ribuan Pesawat A320 Rusak
Menyusul Jepang, Filipina...
Menyusul Jepang, Filipina Batalkan 82 Penerbangan Usai AIrbush Umumkan Recall A320
Sistem Navigasi Bermasalah,...
Sistem Navigasi Bermasalah, ANA Minta Airbus A320 untuk Tidak Mengudara
Airbus Umumkan Recall...
Airbus Umumkan Recall Pesawat A320 Akibat Sistem Navigasi Bermasalah
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved