Memblokir Meta, Turki dan Malaysia Yakin Bisa Hentikan Perang di Palestina
Selasa, 06 Agustus 2024 - 17:38 WIB
loading...
Blokir sosial media buatan Israel Meta FOTO/ SMEX
A
A
A
ANKARA - Turki dan Malaysia memblokir Instagram setelah platform tersebut menghapus postingan terkait kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Aksi Meta tersebut picu kemarahan 2 negara tersebut dengan memblokirnya.
BACA JUGA - Bela Mati-matian Israel, Malaysia Minta Umat Islam Kompak Uninstall Meta
Menteri Komunikasi Turki yang berisi ucapan dukacita atas kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, merupakan langkah yang kontroversial dan memicu berbagai reaksi di dalam maupun luar negeri.
Langkah ini mencerminkan ketegangan yang terus berlangsung antara kebebasan berekspresi dan kebijakan pemerintah terhadap platform media sosial.
Pengguna Instagram di Turki kembali tak bisa mengakses jaringan media sosial itu pada Sabtu (3/8/2024), usai pemerintah memblokir dan menuduh Instagram melakukan penyensoran.
BACA JUGA - Bela Mati-matian Israel, Malaysia Minta Umat Islam Kompak Uninstall Meta
Menteri Komunikasi Turki yang berisi ucapan dukacita atas kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, merupakan langkah yang kontroversial dan memicu berbagai reaksi di dalam maupun luar negeri.
Langkah ini mencerminkan ketegangan yang terus berlangsung antara kebebasan berekspresi dan kebijakan pemerintah terhadap platform media sosial.
Pengguna Instagram di Turki kembali tak bisa mengakses jaringan media sosial itu pada Sabtu (3/8/2024), usai pemerintah memblokir dan menuduh Instagram melakukan penyensoran.
Lihat Juga :