Peneliti: Kasus Pertama Infeksi Ulang Virus Corona Terkonfirmasi

Selasa, 25 Agustus 2020 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Pasien yang sebelumnya sehat itu pertama kali didiagnosis COVID-19 pada 26 Maret. Pada infeksi pertama dia mengalami gejala ringan, antara lain batuk, radang tenggorokan, sakit kepala dan demam selama beberapa hari. Meskipun gejalanya mereda, dia dirawat di rumah sakit pada 29 Maret dan dipulangkan pada 14 April setelah dites negatif dua kali.

Empat setengah bulan kemudian, pasien kembali ke Hong Kong dari Spanyol melalui Inggris dan dites positif terkena virus dalam pemeriksaan di bandara Hong Kong pada 15 Agustus, menurut laporan medis setempat. Dia kembali dirawat di rumah sakit tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun.

"Meskipun kekebalan tidak cukup untuk memblokir infeksi ulang, kekebalan melindungi orang dari penyakit," tulis Iwasaki.

Tes antibodi menunjukkan pasien tidak memiliki antibodi yang dapat dideteksi terhadap virus Corona ketika dia terinfeksi kembali. Namun mengembangkan antibodi yang dapat terdeteksi setelah infeksi ulang.

"Ini membesarkan hati," tulis Iwasaki. "Meskipun ini adalah contoh yang baik tentang bagaimana infeksi primer dapat mencegah penyakit dari infeksi berikutnya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami kisaran hasil dari infeksi ulang."

Kasus infeksi ulang ini memiliki "beberapa implikasi penting" tulis para penulis dalam penelitian tersebut. "Tidak mungkin kekebalan kelompok dapat menghilangkan SARS-CoV-2, meskipun ada kemungkinan bahwa infeksi berikutnya mungkin lebih ringan daripada infeksi pertama pada pasien ini," kata para peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Hong Kong Larang Pejabat...
Hong Kong Larang Pejabat Pemerintah Gunakan WhatsApp dan Google Drive
WHO Vonis Remaja di...
WHO Vonis Remaja di Eropa Alami Gangguan Mental Akibat Kecanduan Medsos
Pecahkan Rekor Dunia,...
Pecahkan Rekor Dunia, Robot Humanoid Terkecil Seukuran Pena
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Rekomendasi
KAEF Siapkan Ekosistem...
KAEF Siapkan Ekosistem Terintegrasi, Perkuat Misi Indonesia Bebas TB pada 2030
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Infografis
Ini 5 Fakta Kasus Pertama...
Ini 5 Fakta Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved