Astronot Berniat Bangun Bahtera Nuh di Bulan, Ini Tujuannya

Senin, 05 Agustus 2024 - 06:51 WIB
loading...
Astronot Berniat Bangun...
Bangun Bahtera Nuh di Bulan. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Astronot siap membangu Bahtera Nuh untuk dibawa ke Bulan. Bahtera tersebut tersebut akan menjadi tempat biorepositori yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sampel beku spesies tertentu.

BACA JUGA - Benarkah Bahtera Nuh Telah Ditemukan?

Tempat penyimpanan tersebut kemungkinan akan dibangun di kutub utara atau kutub selatan Bulan. Hal ini karena suhu di sini -200°C dan kawah menciptakan bayangan permanen.

Ini berarti tempat penyimpanan beku tersebut tidak memerlukan catu daya aktif karena akan ditenagai oleh suhu dingin.

Para ilmuwan dari beberapa universitas ternama di dunia, termasuk Harvard dan Smithsonian, sedang mengerjakan proyek tersebut.

Para ilmuwan ini telah mulai membuat protokol untuk penyimpanan di luar angkasa berdasarkan starry goby, sejenis ikan bertulang, menurut artikel yang diterbitkan dalam jurnal Oxford Academic BioScience.

Namun, mereka menghadapi beberapa masalah seperti bagaimana sampel beku dapat terlindungi selama perjalanan luar angkasa.

Sudah ada tempat penyimpanan beku seperti yang diusulkan di luar angkasa di Bumi, tempatnya di Svalbard, Norwegia.

Para ilmuwan mengatakan bahwa memiliki pangkalan lain di Bulan akan menjadi rencana cadangan yang bagus untuk pangkalan yang sudah ada di Bumi.

NASA juga tertarik pada kutub utara dan selatan Bulan karena memiliki es yang dapat membantu membangun koloni manusia di sana.

“Biorepositori semacam itu akan melindungi keanekaragaman hayati dan bertindak sebagai pelindung terhadap hilangnya keanekaragaman hayati yang terjadi karena bencana alam, perubahan iklim, penipisan sumber daya oleh populasi yang berlebihan, perang, ancaman sosial ekonomi, dan penyebab lain di Bumi,” tulis para ilmuwan seperti dilansir dari Metro.

“Fokus awal kami adalah pada kriopreservasi sampel kulit hewan dengan sel fibroblas.”

Mereka menambahkan bahwa biorepositori di Bulan yang berfungsi terutama akan dirancang untuk menampung ‘sampel hewan paling berisiko di Bumi yang hidup dan dikriopreservasi’.

“Ini adalah program yang berlangsung selama puluhan tahun,” tulis para ilmuwan.

“Mewujudkan biorepositori di Bulan akan membutuhkan kolaborasi oleh berbagai negara, kelompok budaya, lembaga, dan pemangku kepentingan internasional untuk mengembangkan penyimpanan sampel dan melindungi kehidupan di Bumi,''
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
China Berencana Bangun...
China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa, Ini Persiapannya
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Astronot NASA Siap Tinggalkan...
Astronot NASA Siap Tinggalkan ISS karena Masalah Kesehatan
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved