Astronot NASA Termukan Gua Terdalam di Bulan
Senin, 29 Juli 2024 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Helen Sharman, astronot Inggris pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa, mengatakan kepada BBC News bahwa gua yang baru ditemukan di bulan ini terlihat cocok untuk menjadi sebuah basis.
Sharman menduga manusia bisa tinggal di terowongan bulan dalam kurun waktu 20-30 tahun.
Akan tetapi, Sharman mengatakan gua ini begitu dalam sehingga astronot mungkin perlu menggunakan tali untuk turun dan menggunakan “jetpack atau lift” untuk keluar.
Lorenzo Bruzzone dan Leonardo Carrer dari Universitas Trento di Italia menemukan gua tersebut dengan menggunakan radar untuk menembus bukaan sebuah lubang di dataran berbatu yang disebut Mare Tranquillitatis.
Lubang ini terlihat dengan mata telanjang dari Bumi – sekaligus menjadi tempat pendaratan Apollo 11 pada tahun 1969.
Sharman menduga manusia bisa tinggal di terowongan bulan dalam kurun waktu 20-30 tahun.
Akan tetapi, Sharman mengatakan gua ini begitu dalam sehingga astronot mungkin perlu menggunakan tali untuk turun dan menggunakan “jetpack atau lift” untuk keluar.
Lorenzo Bruzzone dan Leonardo Carrer dari Universitas Trento di Italia menemukan gua tersebut dengan menggunakan radar untuk menembus bukaan sebuah lubang di dataran berbatu yang disebut Mare Tranquillitatis.
Lubang ini terlihat dengan mata telanjang dari Bumi – sekaligus menjadi tempat pendaratan Apollo 11 pada tahun 1969.
Lihat Juga :