Rencana Jahat Firaun terhadap Nabi Musa Tertinggal di Danau Nasser?
Minggu, 28 Juli 2024 - 11:43 WIB
loading...
Jejak aktivitas Firaun di Danau Nasser. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
KAIRO - Penemuan prasasti kuno di Danau Nasser merupakan penemuan yang sangat signifikan bagi dunia arkeologi. Penemuan ini diklaim menceritakan rencana besar Firaun dalam peradaban Mesir Kuno, khususnya aktivitasnya di sekitar Sungai Nil.
BACA JUGA - Mukjizat Nabi Musa Membelah Lautan, Begini Pembuktian Ilmiahnya
Seperti dilansir dari IFL Science, misi arkeologi gabungan Mesir-Prancis telah mengungkap prasasti batu dan artefak lainnya saat melakukan survei fotografi di Danau Nasser, Mesir.
Penemuan tersebut ditemukan pada formasi batuan yang terendam di sekitar pulau Philae dan Konosso, yang keduanya terletak di dekat Air Terjun Pertama Sungai Nil.
Selama survei baru-baru ini, para arkeolog dari Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir bekerja sama dengan Universitas Paul Valéry Montpellier menemukan ukiran batu, bersama dengan lukisan dan miniatur yang menggambarkan Amenhotep III (yang memerintah sekitar tahun 1390-1353 SM), Thutmose IV (memerintah sekitar tahun 1401-1391 SM), Psamtik III (memerintah sekitar tahun 526-525 SM), dan Apries (memerintah sekitar tahun 589-570 SM).
BACA JUGA - Mukjizat Nabi Musa Membelah Lautan, Begini Pembuktian Ilmiahnya
Seperti dilansir dari IFL Science, misi arkeologi gabungan Mesir-Prancis telah mengungkap prasasti batu dan artefak lainnya saat melakukan survei fotografi di Danau Nasser, Mesir.
Penemuan tersebut ditemukan pada formasi batuan yang terendam di sekitar pulau Philae dan Konosso, yang keduanya terletak di dekat Air Terjun Pertama Sungai Nil.
Selama survei baru-baru ini, para arkeolog dari Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir bekerja sama dengan Universitas Paul Valéry Montpellier menemukan ukiran batu, bersama dengan lukisan dan miniatur yang menggambarkan Amenhotep III (yang memerintah sekitar tahun 1390-1353 SM), Thutmose IV (memerintah sekitar tahun 1401-1391 SM), Psamtik III (memerintah sekitar tahun 526-525 SM), dan Apries (memerintah sekitar tahun 589-570 SM).
Lihat Juga :