Mengapa Makanan di Luar Angkasa Terasa Hambar? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Studi ini melibatkan ukuran sampel besar, dengan 54 responden orang dewasa, dan menangkap variasi pengalaman pribadi individu terhadap aroma dan rasa dalam pengaturan terisolasi.

"Salah satu tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk membuat makanan yang lebih disesuaikan untuk astronot, serta orang lain yang berada di lingkungan terisolasi, untuk meningkatkan asupan nutrisi mereka mendekati 100%," kata Low.

Hasil penelitian menemukan bahwa persepsi spasial memainkan peran penting dalam bagaimana orang mencium aroma melengkapi hasil dari penelitian lain tentang topik pengalaman makan astronot di luar angkasa, termasuk fenomena pergeseran cairan.

Tidak adanya gravitasi menyebabkan cairan bergeser dari bagian bawah ke bagian atas tubuh, yang menyebabkan pembengkakan wajah dan hidung tersumbat yang memengaruhi indra penciuman dan pengecapan. Gejala ini biasanya mulai hilang dalam beberapa minggu setelah berada di stasiun luar angkasa.

"Astronot masih belum menikmati makanan mereka bahkan setelah efek pergeseran cairan hilang, menunjukkan bahwa ada sesuatu yang lebih dari ini," kata Low.

Instruktur mantan astronot dan peneliti rekan Associate Professor Gail Iles dari RMIT mengatakan meskipun pengaturan diet dirancang dengan hati-hati, astronot tidak memenuhi kebutuhan nutrisi mereka, sehingga berbahaya untuk misi jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Pasar Pet Food Premium...
Pasar Pet Food Premium Tumbuh, Bio Cat Bidik Pemilik Anabul
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
10 Masakan Terbaik di...
10 Masakan Terbaik di Dunia, Makanan Indonesia Posisi 7
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved